Kesehatan

Hindari! 10 Pantangan Makanan Ini Bisa Picu Serangan Asam Urat

×

Hindari! 10 Pantangan Makanan Ini Bisa Picu Serangan Asam Urat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi makanan pantangan bagi penderita asam urat, termasuk daging merah dan seafood
Berbagai jenis makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, dan seafood yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat.

EKSPOSTIMES.COM- Asam urat adalah kondisi yang terjadi akibat penumpukan zat sisa dari pemecahan purin dalam tubuh. Normalnya, ginjal akan membuang kelebihan asam urat melalui urin.

Namun, jika produksi asam urat berlebih atau pengeluarannya terganggu, kadar asam urat bisa meningkat dan menyebabkan nyeri sendi hingga peradangan yang dikenal sebagai serangan gout.

Baca Juga: Cegah Penyakit Sejak Dini, Presiden Prabowo Imbau Pemeriksaan Kesehatan Tahunan

Salah satu cara terbaik untuk menjaga kadar asam urat tetap normal adalah dengan menghindari makanan tinggi purin. Berikut ini adalah daftar makanan yang wajib diwaspadai oleh penderita asam urat:

1. Jeroan

Jeroan seperti hati, ginjal, usus, dan otak memiliki kadar purin yang sangat tinggi. Konsumsi jeroan dapat memicu lonjakan asam urat dalam tubuh dan meningkatkan risiko serangan gout.

2. Makanan Manis

Gula, terutama fruktosa, dapat meningkatkan produksi asam urat. Minuman bersoda, permen, dan makanan tinggi gula lainnya sebaiknya dihindari agar kadar asam urat tetap terkontrol.

3. Makanan Tinggi Lemak

Lemak jenuh dapat memperlambat proses pengeluaran asam urat melalui ginjal, sehingga kadar asam urat dalam tubuh meningkat. Hindari makanan berlemak seperti gorengan, mentega, dan daging berlemak.

4. Makanan Ultra Proses

Makanan olahan seperti sosis, nugget, dan makanan kalengan mengandung tinggi garam, gula, serta lemak jenuh yang dapat memicu peradangan dan meningkatkan kadar asam urat.

5. Seafood

Makanan laut seperti kerang, kepiting, udang, dan beberapa jenis ikan mengandung purin tinggi. Konsumsi dalam jumlah besar bisa memicu kenaikan kadar asam urat dalam darah.

6. Daging Merah

Daging merah seperti sapi, kambing, dan babi mengandung purin dalam jumlah tinggi, terutama yang berlemak. Sebaiknya kurangi konsumsi daging merah untuk menghindari lonjakan asam urat.

7. Sayuran Tinggi Purin

Beberapa sayuran seperti bayam, asparagus, kembang kol, dan jamur mengandung purin dalam jumlah sedang hingga tinggi. Meskipun tidak seberbahaya daging atau seafood, sebaiknya konsumsi dalam jumlah terbatas.

8. Polong-polongan

Kacang-kacangan seperti lentil, buncis, dan kacang tanah mengandung purin dalam kadar sedang. Bagi sebagian orang, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat.

9. Gravy atau Kuah Pekat

Saus gravy yang dibuat dari kaldu daging atau tulang mengandung purin tinggi. Sebaiknya hindari atau batasi konsumsi kuah pekat yang kaya lemak dan zat purin.

10. Makanan Beragi

Makanan seperti roti beragi, tape, dan minuman fermentasi seperti bir dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh serta menghambat proses pembuangannya.

Baca Juga: Sehat dan Lezat! Ini 5 Makanan Pengganti Nasi yang Aman untuk Penderita Asam Urat

Menghindari makanan tinggi purin adalah langkah penting dalam menjaga kadar asam urat tetap stabil. Selain mengatur pola makan, penderita asam urat juga disarankan untuk minum banyak air putih, rutin berolahraga, dan menghindari alkohol agar tubuh tetap sehat dan bebas dari serangan nyeri asam urat.

Dengan pemilihan makanan yang tepat, Anda dapat mengendalikan asam urat dan menjalani hidup yang lebih nyaman tanpa khawatir akan nyeri sendi yang mengganggu. (rsp/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d