EKSPOSTIMES.COM- Dari sudut selatan Jawa Tengah, kini langkah Kombes Pol. Ruruh Wicaksono beranjak ke jantung kekuasaan. Sosok yang selama ini dikenal tegas dan bersahaja sebagai Kapolresta Cilacap itu, secara resmi ditugaskan menjadi ajudan Wakil Presiden Republik Indonesia sebuah promosi prestisius yang hanya dipercayakan pada segelintir perwira terpilih.
Kabar ini diumumkan langsung oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, Kamis (27/6) di Semarang. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa Kombes Ruruh dimutasi ke Staf SDM Polri sebagai bagian dari penugasan khusus ke lingkungan Wakil Presiden.
Baca Juga: Rotasi Besar Polri, Wajah-Wajah Baru Polda Metro Jaya Muncul di Tengah Dinamika Institusi
“Ini bukan sekadar mutasi, ini adalah penghormatan bagi pengabdian dan integritasnya,” ujar Artanto dengan nada serius.
Mengisi kekosongan tongkat komando di Cilacap, Polri menurunkan Kombes Pol. Budi Adhy Buono, mantan pejabat Itwasda Polda Jawa Tengah. Kombes Budi bukan nama baru dalam dunia pengawasan internal, dan kini ia diamanahkan menjaga stabilitas salah satu wilayah strategis di pesisir selatan Jawa.
Pergantian Kapolresta Cilacap merupakan bagian dari rotasi besar yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1422/VI/KEP./2025. Total ada enam kepala kepolisian resor yang diganti, termasuk Kapolres Pekalongan, Sragen, Wonogiri, Pemalang, dan Brebes. Tak hanya itu, 17 perwira lainnya turut mengalami pergeseran jabatan, menyiratkan geliat reformasi internal Polri yang makin terasa.
“Mutasi bukan sekadar perpindahan nama dan jabatan. Ini tentang penyegaran semangat, tentang menjawab tantangan zaman dengan wajah-wajah baru,” ungkap Artanto.
Baca Juga: Kapolres Minsel Pimpin Sertijab, Rotasi Jabatan Perkuat Kinerja Polri
Penunjukan Kombes Ruruh sebagai ajudan Wakil Presiden RI menandai sebuah lompatan karier monumental. Dari menjalankan amanat rakyat di lapangan, kini ia dipercaya menjaga kedekatan institusi Polri dengan lingkar inti pemerintahan.
Langkahnya dari Cilacap ke Jakarta bukan sekadar mutasi ia membawa serta semangat baru dari daerah untuk disuarakan di pusat. Karena di balik setiap ajudan Wakil Presiden, ada cerita panjang tentang disiplin, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas. (*/tim)







