EKSPOSTIMES.COM— Dalam rangka menjaga disiplin dan mencegah pelanggaran di lingkungan TNI, Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan bersama Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal I Belawan melaksanakan patroli gabungan ke 16 lokasi tempat hiburan malam (THM) di Kota Medan pada Jumat (18/4) malam hingga Sabtu (19/4) dini hari.
Patroli dimulai sekitar pukul 22.00 WIB, diawali dengan apel pengecekan personel dan pembagian tugas yang berlangsung di markas Denpom I/5 Medan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Denpom I/5 Medan, Mayor Cpm Aditya Rakhman. Dalam arahannya, Mayor Aditya menekankan pentingnya pengawasan internal sebagai bentuk nyata pembinaan satuan dan menjaga marwah institusi TNI di mata masyarakat.
“Patroli ini bagian dari upaya preventif dan penegakan hukum di lingkungan militer, agar tidak ada prajurit yang terlibat kegiatan yang melanggar disiplin, apalagi di tempat hiburan malam,” ujarnya sebelum berangkat.
Tim patroli gabungan kemudian menyisir 16 tempat hiburan malam ternama di Medan, antara lain Milestone, Grand Fix, Shoot, Crypton, H7, Helens, Station, Stroom, Jet Plane, New Zone, Amavi, Golden Dragon, Golden Tiger, Scorpio, D’Blues, dan D’Red. Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan persuasif, memastikan tidak ada anggota TNI yang berada di lokasi-lokasi tersebut tanpa izin atau dalam rangka yang tidak resmi.
Personel yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari gabungan Denpom I/5 Medan dan Pomal Lantamal I Belawan. Dari Denpom I/5 Medan, turut serta Mayor Cpm Aditya Rakhman, Letda Cpm Ahmad Nabil Hanif, Sertu Agusman Laoli, dan Pratu Kodim. Sementara dari pihak Pomal Lantamal I Belawan, hadir Peltu Pom Teuku Alamsyah, Serda Pom Avif Aditya, dan Serda Pom Nando Febryan. Mereka dilengkapi dengan perlengkapan patroli seperti rompi pengaman, alat komunikasi HT, borgol, serta kendaraan dinas jenis Toyota Innova dan Suzuki Vitara.
Baca Juga: Spektakuler! Open Base Lanud Soewondo Medan Suguhkan Aksi Udara dan Pameran Alutsista TNI AU
Selama hampir tiga jam pelaksanaan patroli, situasi di seluruh tempat hiburan malam yang dikunjungi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya prajurit TNI AD, AL, AU, maupun PNS TNI yang berada di lokasi tanpa kejelasan tugas atau izin resmi. Patroli berakhir pada pukul 00.57 WIB dalam suasana tertib tanpa insiden.
Menurut Mayor Aditya, keberhasilan patroli ini merupakan hasil kerja sama yang baik antar satuan Polisi Militer serta bentuk disiplin tinggi yang ditunjukkan para prajurit TNI di wilayah Medan dan sekitarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola THM yang kooperatif dalam mendukung kelancaran kegiatan.
“Kami tidak anti hiburan, tapi setiap prajurit memiliki batasan perilaku dan kode etik yang harus dijunjung tinggi. Kehadiran Polisi Militer bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk memastikan tidak ada penyimpangan di luar kendali,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan dari Pomal Lantamal I Belawan, Peltu Pom Teuku Alamsyah, menekankan pentingnya sinergi lintas matra dalam menjaga ketertiban dan nama baik institusi militer. Ia menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala, terutama di waktu-waktu rawan seperti akhir pekan atau menjelang libur panjang.
“Sinergi antara Denpom dan Pomal ini akan terus ditingkatkan, sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam membina personel TNI secara menyeluruh, baik darat, laut, maupun udara,” ungkap Teuku.
Dengan dilaksanakannya patroli ini, Denpom I/5 Medan dan Pomal Belawan menunjukkan komitmennya dalam menegakkan disiplin dan hukum di tubuh TNI. Langkah preventif ini sekaligus memberikan pesan kepada publik bahwa institusi militer tidak mentolerir pelanggaran, dan senantiasa menjaga profesionalisme serta integritas prajurit dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk keterbukaan dan responsif terhadap dinamika sosial di masyarakat, di mana TNI berperan aktif bukan hanya dalam pertahanan, tetapi juga dalam penegakan ketertiban internal. (Salmon Sihombing)







