Olahraga

Cunha Debut, MU Tetap Mandul! Mesin Gol 1,36 Triliun Belum Bertaji, Setan Merah Gagal Tundukkan Leeds

×

Cunha Debut, MU Tetap Mandul! Mesin Gol 1,36 Triliun Belum Bertaji, Setan Merah Gagal Tundukkan Leeds

Sebarkan artikel ini
Matheus Cunha saat menjalani debut pramusim bersama Manchester United melawan Leeds United di Stockholm
Matheus Cunha mengenakan seragam Manchester United dalam laga uji coba kontra Leeds United di Strawberry Arena, Stockholm, Sabtu (19/7/2025)

EKSPOSTIMES.COM- Musim baru, harapan baru tetapi Manchester United tampaknya masih dihantui mimpi buruk lama. Meski sudah mendatangkan Matheus Cunha dengan mahar fantastis £62,5 juta (setara Rp 1,36 triliun), Setan Merah tetap gagal menjebol gawang Leeds United dalam laga uji coba di Strawberry Arena, Stockholm, Sabtu malam WIB (19/7/2025).

Laga perdana pramusim ini berakhir tanpa gol, meninggalkan banyak tanya di benak para pendukung merah.

Cunha, yang menjalani debut bersama MU, tampil sebagai starter selama 45 menit pertama. Ditempatkan di sisi kiri dari trisula serang dalam formasi 3-4-2-1, pemain asal Brasil itu memang menunjukkan kilasan kualitasnya cepat, berani menusuk dari halfspace, dan lihai melewati lawan. Namun, magisnya belum cukup untuk menghidupkan lini depan yang mati suri.

Ruben Amorim, sang pelatih baru, mencoba bersikap optimistis.

“Dia bermain seperti yang kami harapkan. Agresif di antara lini. Tapi jelas, masih banyak yang harus dibenahi,” ujarnya, mencoba menenangkan ekspektasi tinggi publik Old Trafford.

Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Meski menguasai pertandingan, MU kesulitan menciptakan peluang emas. Bahkan saat Amorim mengganti seluruh pemain di babak kedua dan menurunkan sejumlah nama utama termasuk Hojlund, Ugarte, dan Dorgu.

Taji Setan Merah tetap tumpul. Peluang terbaik datang di menit-menit akhir ketika sundulan Kobbie Mainoo hanya menghantam mistar gawang.

MU mencatatkan 18 tembakan, namun hanya empat yang mengarah ke gawang, statistik yang mencerminkan problem lama yang belum juga terpecahkan, produktivitas.

Amorim menyadari pekerjaan rumahnya belum selesai.

“Kami belum cepat dalam sirkulasi bola, jarak antarlini terlalu renggang, dan koneksi antar pemain belum klik. Tapi ini masih awal,” katanya.

Kebuntuan di depan gawang ini makin mencemaskan jika mengingat fakta bahwa musim lalu MU hanya mencetak 44 gol di Liga Inggris angka terendah sepanjang sejarah mereka di Premier League.

Kini, meski sudah punya Cunha, dan segera disusul Bryan Mbeumo dari Brentford, tanda-tanda perbaikan belum tampak.

Sementara itu, di kubu Leeds, skuad muda Daniel Farke bermain disiplin dan tenang. Mereka hanya menembak empat kali, tetapi mampu mengimbangi MU dalam penguasaan bola. Sean Longstaff menjalani debut dari bangku cadangan, sedangkan Patrick Bamford resmi dicoret dari rencana musim depan.

Pramusim baru dimulai, tetapi Manchester United sudah harus bercermin, uang besar tak selalu berarti solusi instan. Dan untuk Setan Merah, waktu semakin menipis untuk menyulap keraguan menjadi kepercayaan. (*/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *