EKSPOSTIMES.COM- Inspektorat Latihan (Irlat) Inspektorat Jenderal TNI melakukan kunjungan resmi ke Markas Komando Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) I/Bukit Barisan di Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/5/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II dalam seleksi calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Brigadir Jenderal TNI Achmad Daeng Leo, S.H., M.A., selaku Irlat Itjen TNI, menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, obyektivitas, dan transparansi dalam setiap tahapan rekrutmen calon Taruna. Ia menyampaikan bahwa seluruh proses seleksi harus dijalankan dengan ketat dan berpedoman pada aturan serta standar yang telah ditetapkan TNI.
Baca Juga: Langit dan Laut Sumatera Utara Kini Dijaga Dua Komandan Tangguh TNI
“Rekrutmen calon Taruna Akademi TNI harus dilaksanakan secara profesional, obyektif, dan transparan. Hanya dengan cara itu kita bisa mendapatkan calon-calon prajurit terbaik yang memenuhi seluruh persyaratan,” ujar Brigjen Achmad Daeng Leo saat memberikan arahan kepada panitia seleksi di lokasi.
Pelaksanaan seleksi yang berkualitas dinilai sangat penting untuk menjamin terjaringnya generasi muda yang unggul secara fisik, mental, dan intelektual, sebagai calon perwira TNI masa depan. Oleh karena itu, Irlat Itjen TNI menekankan agar tidak ada toleransi terhadap praktik-praktik yang menciderai integritas proses seleksi, seperti kolusi atau intervensi pihak luar.
Kegiatan pengawasan ini juga melibatkan berbagai unsur dari TNI Angkatan Laut, termasuk Lantamal I Belawan. Komandan Pangkalan Utama TNI AL I (Danlantamal I), Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP., dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Komandan Lantamal I, Kolonel Laut (P) Fajar Tri Rohadi, S.E.
Keikutsertaan Lantamal I dalam proses ini mencerminkan kontribusi aktif TNI AL dalam upaya menyeleksi calon perwira TNI terbaik. “Lantamal I berkomitmen mendukung penuh setiap tahapan seleksi calon Taruna, termasuk dalam aspek kesehatan yang menjadi faktor krusial bagi kelulusan peserta,” ujar Kolonel Fajar Tri Rohadi.
Selain Irlat Itjen TNI dan perwakilan Lantamal I, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kesdam I/BB, dr. Mhd. Irsan Basyroel, Sp.KK., M.H., Asisten Personel Danlantamal I Kolonel Laut (KH) Agus Imam Pambudi, S.Sos., CHRMP., serta Kepala Dinas Kesehatan Lantamal I Letkol (K) Heri Soegiarto, A.Mk., S.K.M.
Pemeriksaan kesehatan tahap II sendiri merupakan salah satu tahapan krusial dalam seleksi Taruna Akademi TNI. Para peserta diuji ketat terkait kondisi fisik dan kesehatan umum, termasuk kesehatan dalam dan luar, oleh tim medis gabungan yang telah ditunjuk secara resmi oleh Mabes TNI.
Melalui pengawasan ketat yang dilakukan oleh Itjen TNI ini, diharapkan proses seleksi dapat berlangsung bersih, adil, dan tanpa kecurangan, demi menjamin kualitas calon perwira yang nantinya akan mengemban tugas penting menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Baca Juga: TNI AU Panaskan Langit ASEAN: JAT Siap Tunjukkan Taring di LIMA 2025!
“Dengan sistem seleksi yang obyektif, kita tidak hanya merekrut Taruna yang unggul dari segi fisik dan akademik, tapi juga memiliki karakter dan integritas yang tinggi sebagai penjaga bangsa dan negara,” tutup Brigjen Achmad.
Kunjungan ini menandai keseriusan TNI dalam membenahi sistem rekrutmen secara menyeluruh dan memberikan pesan bahwa kualitas sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama dalam mencetak perwira masa depan. (Salmon Sihombing)







