EKSPOSTIMES.COM – Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Jumat (29/8/2025) malam menjelma menjadi panggung kegembiraan Bhayangkara FC. Ribuan pasang mata menyaksikan bagaimana klub berjuluk The Guardian itu mematahkan perlawanan Persis Solo dengan skor meyakinkan 2-0, dalam lanjutan pekan keempat Super League 2025-2026.
Sejak awal laga, suasana sudah terasa tegang. Kedua tim tampil penuh kewaspadaan, saling menjajaki dan menekan dengan ritme sedang. Persis mencoba membangun serangan dari lini tengah, sementara Bhayangkara terlihat lebih sabar menunggu momen yang tepat. Dan momen itu benar-benar datang di menit ke-24.
Adalah Ilija Spasojevic, sang predator kotak penalti, yang menjadi pembuka pesta. Memanfaatkan umpan matang dari Stjepan Plazonja, Spaso menuntaskan peluang dengan dingin. Gol tersebut sontak mengguncang stadion, sorak-sorai penonton pecah, sementara kekecewaan jelas terpancar dari kubu tamu. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap terjaga, menegaskan dominasi Bhayangkara di babak pertama.
Baca Juga: PSIM Ditahan Persib 1-1, Drama Penalti Warnai Duel Sengit di Bantul
Namun, drama belum selesai. Babak kedua kembali menyuguhkan cerita baru. Tekanan Bhayangkara tak surut, bahkan kian beringas. Dan pada menit ke-63, giliran Fareed Sadat yang mencatatkan namanya di papan skor. Lagi-lagi, Stjepan Plazonja menjadi aktor di balik layar dengan umpan akuratnya yang mengiris pertahanan Persis. Sadat tak menyia-nyiakan kesempatan, tendangannya meluncur deras tak terbendung kiper lawan. Skor pun berubah 2-0, dan atmosfer stadion kembali bergemuruh.
Tertinggal dua gol, Persis Solo mencoba bangkit. Serangan demi serangan mereka lancarkan, membuat jantung penonton tuan rumah sempat berdebar. Namun, ketangguhan barisan pertahanan Bhayangkara, ditambah performa solid sang penjaga gawang, membuat gempuran Persis tak membuahkan hasil.
Peluit panjang akhirnya berbunyi, menutup duel penuh emosi ini. Bhayangkara FC berhak mengantongi tiga poin penuh, sementara Persis harus pulang dengan kepala tertunduk.
Kemenangan ini bukan hanya soal angka di klasemen, tetapi juga sebuah pernyataan: Bhayangkara FC siap menjadi kekuatan yang tak bisa dipandang sebelah mata musim ini. Lampung pun menjadi saksi malam penuh gemuruh, ketika The Guardian menegaskan eksistensinya di kancah Super League.
Susunan Pemain:
Bhayangkara Presisi Lampung FC: Aqil Savik; Ardi Idrus, Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, Firza Andika; Moises Gaucho, Christian Ilic, Stephan Plazonja, Wahyu Subo Seto; Ilija Spasojevic, dan Fareed Sadat.
Pelatih: Paul Munster
Persis Solo: M Riyandi; Cleyton Santos, Xandro Schenk, Jordy Tutuarima, Giovani Numberi; Sidik Saimima, Arapenta Poerba, Sho Yamamoto, Althaf Indie; Kodai Tanaka, Gervane Kastaneer.
Pelatih: Peter De Roo. (*/tim)











