EKSPOSTIMES.COM – Debit air yang terus meningkat membuat Waduk Bendungan Kuwil Kawangkoan mengalami spill out sejak Jumat malam. Warga di sepanjang bantaran Sungai Tondano kini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat air yang meluap dari bendungan tersebut mengalir langsung ke sungai yang bermuara di Teluk Manado.
Menurut laporan dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi, telah mencapai kapasitas maksimumnya pada pukul 22.08 WITA, dengan volume air mencapai 26,86 juta meter kubik dan elevasi +100,2 meter di atas permukaan laut (dpl). Dengan kondisi ini, air terus mengalir melalui spillway di sisi kiri bendungan, meningkatkan risiko kenaikan debit Sungai Tondano.
Hingga Sabtu sore, pukul 16.10 WITA, aliran air dari hulu masih terus masuk ke bendungan. Jika hujan lebat kembali turun di kawasan tangkapan air, volume air bisa semakin meningkat dan berdampak pada wilayah hilir.
Menghadapi situasi ini, pihak berwenang meminta warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Tondano untuk tetap waspada. Potensi hujan lebat masih tinggi, yang bisa memperburuk kondisi dan menyebabkan luapan air lebih besar.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sulawesi Utara, Warga Diminta Waspada
“Kami mengimbau masyarakat di sepanjang Sungai Tondano untuk tetap siaga. Debit air bisa terus meningkat sewaktu-waktu, terutama jika hujan deras masih turun di daerah hulu,” ujar perwakilan Balai Wilayah Sungai dalam siaran persnya.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan dari BPBD Sulawesi Utara dan relawan tanggap bencana telah bersiaga di beberapa titik rawan banjir untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Warga juga diminta untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda peningkatan debit air yang berbahaya.
Selain itu, masyarakat diharapkan untuk menghindari aktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama saat hujan deras turun. Jika kondisi memburuk, segera cari tempat yang lebih aman dan ikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
Sejumlah desa di sekitar bantaran Sungai Tondano juga mulai melakukan evakuasi mandiri, terutama di wilayah yang rawan terdampak banjir. Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala.
Dengan curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan. Warga diminta untuk tetap mengikuti informasi dari sumber resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks terkait situasi banjir ini. (riz)










