Olahraga

Atalanta Tersingkir dari Liga Champions, Djimsiti: Brugge Mematikan dalam Serangan Balik

×

Atalanta Tersingkir dari Liga Champions, Djimsiti: Brugge Mematikan dalam Serangan Balik

Sebarkan artikel ini
Atalanta tersingkir dari Liga Champions (Foto Francesco Scaccianoce )
Atalanta tersingkir dari Liga Champions (Foto Francesco Scaccianoce )

EKSPOSTIMES.COM- Bek Atalanta, Berat Djimsiti, tak mencari-cari alasan setelah timnya tersingkir dari Liga Champions di tangan Club Brugge. Ia mengakui keunggulan lawan yang tampil efektif dalam serangan balik dan mampu menghukum La Dea dengan kejam.

Atalanta datang ke leg kedua play-off dengan misi berat setelah kalah 2-1 di Belgia akibat penalti kontroversial di masa tambahan waktu. Harapan pupus lebih cepat ketika mereka tertinggal 3-0 di babak pertama, meskipun tampil agresif, memaksa Simon Mignolet melakukan penyelamatan gemilang, serta dua kali digagalkan mistar gawang dan penyelamatan di garis gawang.

Ademola Lookman sempat membangkitkan asa sekembalinya dari cedera panjang, namun kegagalannya mengeksekusi penalti yang ditepis Mignolet semakin menambah beban mental Atalanta.

“Sulit menemukan kata-kata saat ini. Kami harus memberi selamat kepada Brugge. Mereka mencetak tiga gol dari tiga serangan balik, tahu apa yang mereka lakukan, dan membuat permainan kami semakin sulit,” ujar Djimsiti kepada Sky Sport Italia.

“Saya masih melihat semangat tim. Kami tidak pernah menyerah, dan meskipun hasil ini menyakitkan, kami harus tetap fokus pada Serie A.”

Musim Liga Champions Atalanta memang penuh ketidakberuntungan. Mereka sempat membuang banyak peluang dalam hasil imbang 0-0 melawan Celtic dan juga diganggu badai cedera. Namun, Djimsiti menolak menjadikan itu sebagai alasan atas kekalahan agregat 5-2 dari Brugge.

“Kami memang kehilangan banyak pemain, tapi Brugge adalah tim yang bagus. Jika ada yang harus dikhawatirkan, mereka bahkan lebih menyulitkan kami di leg pertama. Mereka sangat tajam dalam serangan balik. Ini bukan hanya soal keberuntungan, kami juga harus introspeksi. Tidak seharusnya kami tertinggal 3-0 di babak pertama,” tegasnya.

Kini, Atalanta harus segera bangkit. Setelah juga tersingkir dari Coppa Italia akibat kekalahan 1-0 dari Bologna di perempat final, satu-satunya fokus mereka yang tersisa adalah Serie A.

“Kami harus mengisi ulang tenaga, menjalani satu pertandingan pada satu waktu, dan belajar dari kesalahan kami,” pungkas Djimsiti. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d