EKSPOSTIMES.COM- Komitmen Indonesia memperkuat pembangunan nasional kembali diperlihatkan di panggung global. Dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meetings 2025 di Washington D.C., Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Managing Director International Finance Corporation (IFC), Makhtar Diop, untuk membahas penguatan kerja sama strategis.
Lewat unggahan di akun Instagram resminya, @smindrawati, Minggu (27/4), Sri Mulyani mengungkapkan apresiasinya terhadap kontribusi aktif IFC dalam mendorong agenda pembangunan Indonesia. Ia menegaskan, IFC bukan sekadar mitra, melainkan akselerator penting bagi program-program prioritas nasional.
“IFC telah menjadi mitra kunci dalam mendukung pembangunan nasional. Saya sangat mengapresiasi komitmen mereka untuk terus memperkuat kerja sama di sektor-sektor prioritas,” tegas Sri Mulyani.
Dalam diskusi tersebut, Sri Mulyani menyoroti sektor agrikultur dan sanitasi air sebagai dua fokus utama. Ia menilai, sektor ini sangat relevan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga kerja sama dengan IFC dinilai semakin strategis.
“Saya menyambut baik dukungan IFC di sektor agrikultur dan sanitasi, yang menjadi program prioritas Presiden @prabowo,” tambahnya.
Baca Juga: Defisit APBN Kuartal I 2025 Capai Rp 104,2 Triliun, Sri Mulyani: Masih Dalam Batas Aman
Tak hanya itu, Sri Mulyani juga mendorong kolaborasi lebih erat antara IFC dan badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak sebagai special mission vehicle (SMV). Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan skema pembiayaan inovatif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.
Menkeu menegaskan, pendekatan ini penting untuk memperkuat kapasitas fiskal, baik di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus mendorong kemandirian fiskal daerah sebagai bagian dari strategi nasional membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif.
Pertemuan tersebut juga menjadi ajang pertukaran pandangan mengenai tantangan global yang berpotensi mempengaruhi agenda pembangunan negara berkembang. Managing Director IFC, Makhtar Diop, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan keterlibatan IFC di Indonesia melalui berbagai skema investasi berkelanjutan.
Dengan penuh optimisme, Sri Mulyani menyampaikan harapannya terhadap masa depan kerja sama ini.
“It was a fruitful discussion with Makhtar. I’m delighted to enhance our collaboration!” tulis Sri Mulyani.
Baca Juga: Sri Mulyani Diterpa Isu Mundur dari Kabinet, Ini Jawabannya
Partisipasi aktif Indonesia dalam IMF-World Bank Spring Meetings 2025 menunjukkan tekad kuat pemerintah memperluas kerja sama internasional, menggarap peluang baru, serta mempercepat transformasi ekonomi menuju negara maju dan berdaya saing tinggi.
Pertemuan Sri Mulyani dan Makhtar Diop ini menjadi langkah nyata memperkuat sinergi Indonesia dengan komunitas keuangan global, menegaskan bahwa pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan adalah prioritas utama di era baru kepemimpinan. (tim)













