EKSPOSTIMES.COM- PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mengawali tahun 2025 dengan capaian gemilang. Di tengah dinamika industri logistik global, terminal peti kemas modern ini sukses membukukan peningkatan volume bongkar muat sebesar 151.910 TEUs, naik 14% dibandingkan target kuartalan sebanyak 132.935 TEUs.
Peningkatan tersebut setara dengan tambahan 18.975 TEUs, menjadi sinyal kuat bahwa BNCT tak hanya berhasil menjaga efisiensi operasional, tetapi juga menunjukkan ketangguhan dalam mengelola arus barang di tengah berbagai tantangan.
Kinerja impresif BNCT mencapai puncaknya di bulan Maret 2025, saat volume bongkar muat tembus 55.104 TEUs, melampaui target bulanan sebesar 47.408 TEUs, atau tumbuh 16%. Angka ini menjadi penegas bahwa stabilitas dan kapasitas operasional BNCT terus mengalami penguatan.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, volume kuartalan juga mengalami pertumbuhan dari 150.738 TEUs pada Q1 2024 menjadi 151.910 TEUs di Q1 2025, atau naik 0,78% year-on-year. Pertumbuhan ini menunjukkan konsistensi BNCT dalam menjaga tren positif, bahkan saat pasar logistik global mengalami fluktuasi.
Baca Juga: Tawuran Berdarah di Belawan, Remaja 14 Tahun Tewas Tertembak
Menurut Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nst, performa cemerlang ini tidak datang begitu saja.
“Pertumbuhan ini adalah buah dari kerja tim yang solid dan sistem operasional yang disiplin,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kesuksesan BNCT tak hanya diukur dari angka, tetapi juga dari komitmen menjaga keselamatan dan ketepatan waktu dalam setiap aktivitas pelabuhan.
“Kami tidak hanya fokus pada produktivitas, tapi juga pada kepercayaan pelanggan. Dan itu hanya bisa dibangun lewat layanan yang konsisten, aman, dan profesional,” tegas Rizki.
Rizki juga mengungkapkan bahwa lonjakan volume bongkar muat pada awal tahun ini turut dipicu oleh kenaikan aktivitas ekspor nasional serta persiapan logistik menjelang Ramadan dan Idulfitri 2025. Kebijakan pemerintah dan percepatan pengiriman barang menjelang hari besar menjadi katalisator penting bagi peningkatan arus kontainer di Pelabuhan Belawan.
“BNCT terus menjalin kolaborasi erat dengan pelayaran dan pelaku industri logistik untuk membangun ekosistem pelabuhan yang produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Kolaborasi, menurut Rizki, adalah kunci daya saing sektor logistik nasional ke depan.
Didirikan pada 1 September 2023 dan beroperasi penuh sejak Januari 2024, BNCT hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab kebutuhan efisiensi logistik di kawasan barat Indonesia. Terminal ini dibekali teknologi modern dan SDM profesional, menjadikannya penghubung vital antara perdagangan domestik dan global.
Dengan performa awal yang menjanjikan, BNCT menargetkan diri sebagai terminal utama pilihan industri di Indonesia, seraya terus memperluas konektivitas pelabuhan dan menjaga standar layanan kelas dunia.
(Rudi)











