Olahraga

Serie A Italia: Gol Ederson Tenggelamkan Milan, Atalanta Kukuh di Zona Liga Champions

×

Serie A Italia: Gol Ederson Tenggelamkan Milan, Atalanta Kukuh di Zona Liga Champions

Sebarkan artikel ini
Ederson merayakan gol tunggal yang membawa Atalanta menang atas AC Milan di San Siro
Gelandang Atalanta, Ederson, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AC Milan dalam laga Serie A di San Siro, Minggu (20/4), yang memperkuat posisi Atalanta di zona Liga Champions.

EKSPOSTIMES.COM – Ederson mencetak gol tunggal dalam kemenangan 1-0 Atalanta atas AC Milan di San Siro, Minggu (20/4), dalam laga yang berpotensi mengakhiri harapan Rossoneri untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan. Hasil ini juga memperkuat posisi La Dea di peringkat ketiga klasemen Serie A.

Dalam laga penuh intensitas, Milan sejatinya tampil dominan dengan menciptakan sederet peluang, namun rapuhnya penyelesaian akhir dan organisasi pertahanan Atalanta yang solid menjadi pembeda. Justru saat tim tuan rumah tampak menguasai jalannya laga, Atalanta menciptakan momen magis di menit ke-64 melalui pergerakan cepat dari lini belakang.

Ademola Lookman menginisiasi serangan balik, menusuk dari sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang ke tiang jauh. Bola sempat disapu Bellanova, namun jatuh ke arah Ederson yang menyundul bola dengan sempurna melewati Mike Maignan.

Baca Juga: Serie A: McTominay Antar Napoli Kalahkan Monza, Conte Meledak Usai Pertandingan

Milan berusaha merespons, namun performa mereka merosot drastis di babak kedua. Serangan yang dipimpin oleh Reijnders dan Rafael Leao kerap menemui jalan buntu, dengan sejumlah peluang diblok pemain belakang atau melenceng dari sasaran.

Pelatih Sergio Conceicao menyoroti minimnya kontribusi pemain pengganti dalam laga ini.

“Saya katakan minggu ini bahwa pemain dari bangku cadangan biasanya memberi kami sesuatu yang ekstra dan itu tidak terjadi hari ini,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Ia juga mengakui bahwa beberapa keputusan taktiknya, termasuk memainkan Riccardo Sottil di posisi yang tak biasa, tidak berjalan sesuai rencana.

Milan kini berada di posisi kesembilan dengan 51 poin dari 33 laga, tertinggal cukup jauh dari zona Liga Konferensi. Satu-satunya harapan mereka untuk menyelamatkan musim adalah dengan memenangkan Coppa Italia, di mana mereka akan menghadapi Inter Milan pada leg kedua semifinal hari Rabu mendatang.

Tekanan terhadap Conceicao pun semakin berat. Meski baru memulai masa jabatannya musim ini dan telah mempersembahkan trofi Supercoppa, kritik terhadapnya tak kunjung surut.

“Bahkan saat saya baru datang dan langsung menang, mereka sudah membicarakan soal pelatih baru,” ujarnya dengan nada getir.

Sementara itu, atmosfer di San Siro semakin panas. Suporter kembali meneriakkan slogan anti-manajemen, menuntut Gerry Cardinale untuk mundur, dan kekecewaan juga diarahkan langsung kepada para pemain di akhir laga.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan Atalanta setelah sempat terseok dengan tiga kekalahan beruntun. Pasukan Gian Piero Gasperini menunjukkan efisiensi luar biasa dalam menyerang dan kedisiplinan tinggi dalam bertahan, mengukuhkan tempat mereka dalam persaingan Liga Champions musim depan.

Dengan lima laga tersisa, nasib Milan musim ini masih menggantung  dan bisa jadi semuanya ditentukan dalam Derby della Madonnina tengah pekan nanti. Jika gagal, bukan hanya musim yang berakhir prematur, tapi juga masa depan Conceicao di kursi pelatih Milan.

(Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d