EKSPOSTIMES.COM- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tiba-tiba merosot tajam pada Sabtu 5 April 2025, memicu kegelisahan di kalangan investor logam mulia. Harga jual emas turun drastis Rp38.000 per gram, dari Rp1.819.000 menjadi hanya Rp1.781.000 per gram.
Tak berhenti di situ, harga buyback atau nilai jual kembali emas ke Antam juga ikut jatuh ke level Rp1.633.000 per gram. Koreksi harga ini menjadi yang paling signifikan dalam beberapa bulan terakhir, membuat banyak pelaku pasar waspada dan kembali mengevaluasi strategi investasinya.
Penurunan ini tak lepas dari sejumlah tekanan global, di antaranya:
1. Penguatan Dolar AS
Nilai tukar dolar yang menguat membuat harga emas global menjadi lebih mahal dalam mata uang lain, menekan permintaan.
2. Sinyal Hawkish dari The Fed
Kebijakan suku bunga tinggi dari Bank Sentral AS memikat investor beralih ke instrumen berimbal hasil seperti obligasi.
3. Geopolitik Global Mereda
Konflik di Timur Tengah dan Ukraina belum memberikan efek lonjakan harga seperti sebelumnya, membuat emas kehilangan sentimen penguat.
Baca Juga: Harga Emas Antam Melemah, Dipicu Koreksi Harga Emas Dunia
Meski begitu, banyak analis percaya, koreksi harga ini justru menjadi peluang emas bagi investor jangka panjang yang mengandalkan logam mulia sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
0,5 gram: Rp940.500
1 gram: Rp1.781.000
2 gram: Rp3.502.000
3 gram: Rp5.228.000
5 gram: Rp8.680.000
10 gram: Rp17.305.000
25 gram: Rp43.137.000
50 gram: Rp86.195.000
100 gram: Rp172.312.000
250 gram: Rp430.515.000
500 gram: Rp860.820.000
1.000 gram: Rp1.721.600.000
Semua harga di atas sudah termasuk sertifikat dan kemasan resmi dari Logam Mulia Antam.
Sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017, setiap pembelian atau penjualan emas batangan dikenakan pajak:
Untuk Pembelian:
0,45% bagi pemilik NPWP
0,9% bagi non-NPWP
Untuk Penjualan Kembali (Buyback) di atas Rp10 juta:
1,5% untuk NPWP
3% untuk non-NPWP
Pajak langsung dipotong dari transaksi dan disertai bukti potong resmi.
Harga emas memang tengah tertekan, namun bukan berarti kehilangan daya tarik. Dalam jangka panjang, emas tetap menjadi pelindung kekayaan di tengah ketidakpastian global.
Penurunan harga saat ini bisa menjadi momentum untuk akumulasi bagi investor dengan strategi jangka menengah hingga panjang. (tim)







