EKSPOSTIMES.COM – Andrej Kramarić mencetak gol penalti di babak kedua untuk menyelamatkan Hoffenheim dari kekalahan dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 11 pertandingan Bundesliga berturut-turut.
Hoffenheim menghadapi ujian berat melawan Augsburg yang sedang dalam performa terbaiknya dengan catatan tak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan.
Tuan rumah, yang tidak pernah menang dalam sembilan pertandingan kandang terakhir mereka, sangat ingin membalikkan keadaan, sementara tim tamu ingin melanjutkan performa impresif mereka dan berusaha lolos ke kompetisi Eropa.
Baca Juga : Bundesliga: Bayer Leverkusen Amankan Kemenangan 3-1 atas Bochum
Manajer Hoffenheim, Christian Ilzer, membuat tiga perubahan pada susunan pemainnya, termasuk memberikan kesempatan bermain pertama bagi pemain baru berusia 19 tahun yang direkrut pada musim dingin, Bazoumana Toure.
Babak pertama memperlihatkan kedua tim terlibat dalam pertarungan taktik, dengan Hoffenheim lebih menguasai bola.
Toure hampir membuka skor pada menit ke-25, sundulannya dari umpan silang Marius Bülter membentur tiang gawang. Bülter sendiri memiliki peluang pada menit ke-18, sundulannya dari umpan silang Kramarić memaksa kiper Augsburg, Finn Dahmen, melakukan penyelamatan.
Baca Juga: Bayer Leverkusen Bangkit Dramatis, Tekan Bayern Munich dalam Perburuan Gelar Bundesliga
Babak kedua dimulai dengan gemilang saat pemain pengganti Augsburg, Samuel Essende, langsung memberi dampak. Hanya 16 detik setelah babak kedua dimulai, sang penyerang melepaskan tendangan voli dari umpan silang Zesiger untuk membawa tim tamu unggul. Gol tersebut, yang tercipta lewat sentuhan pertama Essende, mengejutkan penonton tuan rumah.
Hoffenheim, yang terpacu oleh defisit gol, mulai menunjukkan permainan lebih baik. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-71 ketika mereka mendapat hadiah penalti setelah Jeffrey Gouweleeuw melakukan handball.
Kramarić maju dan dengan tenang mencungkil bola ke tengah, mengakhiri catatan impresif Dahmen selama 683 menit tanpa kebobolan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Babak akhir pertandingan memperlihatkan kedua tim berusaha keras untuk menang. Hoffenheim mengira mereka telah mendapatkan penalti lagi pada menit ke-85 ketika Dahmen tampak melanggar Haris Tabaković, tetapi keputusan itu dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Meskipun xG Hoffenheim lebih unggul (1,9 berbanding 0,59 milik Augsburg), mereka tidak dapat menembus pertahanan Augsburg yang kokoh. Pertandingan berakhir dengan hasil imbang 1-1, hasil yang memperpanjang rekor tak terkalahkan Augsburg menjadi 11 pertandingan tetapi tidak banyak membantu meringankan penderitaan Hoffenheim di kandang sendiri.
Penalti penting Kramarić tidak hanya menyelamatkan satu poin bagi Hoffenheim tetapi juga menyoroti pentingnya dirinya bagi tim. Pemain depan Kroasia itu menunjukkan ketenangan di bawah tekanan, dengan piawai mengonversi tendangan penalti untuk menyamakan kedudukan bagi timnya. (*/Riz)













