EKSPOSTIMES.COM- Kontestasi pemilihan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh mulai memanas. Setelah tujuh Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI, termasuk Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Pidie, Bireuen, dan Lhokseumawe, diklaim telah menyatakan dukungan untuk Mawardi Nur, Ketua BPC HIPMI Lhokseumawe, Rivani Rizki, dengan tegas membantah klaim tersebut.
“Itu pernyataan sepihak. Hingga saat ini, BPC HIPMI Lhokseumawe belum menentukan arah dukungan. Proses pemilihan masih berjalan dan keputusan resmi baru akan diambil sesuai mekanisme organisasi,” tegas Rivani, merespons pernyataan yang sebelumnya disampaikan Ketua BPC HIPMI Bener Meriah, Sandy Pangestu.
Rivani menekankan pentingnya transparansi dalam proses pemilihan dan menolak klaim yang menyebut Lhokseumawe telah menetapkan dukungan.
“Kami masih mengikuti perkembangan. Setiap keputusan harus melalui musyawarah internal dan mempertimbangkan kepentingan bersama,” tambahnya.
Pernyataan ini menjadi respons atas deklarasi yang berlangsung di Bireuen, yang sempat mengesankan bahwa Lhokseumawe telah bergabung dalam barisan pendukung Mawardi Nur. Namun, Rivani memastikan bahwa hingga kini, HIPMI Lhokseumawe tetap bersikap netral dan terbuka terhadap setiap kandidat.
Lebih dari sekadar suksesi kepemimpinan, Rivani menegaskan bahwa HIPMI Aceh harus berfokus pada agenda besar, yakni membangun ekosistem bisnis yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Baca juga: YARA Desak Imigrasi Meulaboh Perketat Pengawasan WNA di Barat Selatan Aceh
“Kami ingin HIPMI menjadi lokomotif bagi pengusaha muda dalam menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi. Pemilihan ini bukan sekadar kompetisi, tapi harus melahirkan pemimpin yang membawa perubahan nyata bagi dunia usaha di Aceh,” pungkasnya. (Maulana)








