EKSPOSTIMES.COM- Lantai gedung balai Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, bergemuruh oleh semangat dan antusiasme para peserta serta pendukung yang hadir dalam ajang Lomba Line Dance antar dusun yang diinisiasi oleh Pemuda Oikumene, Minggu (16/3/2025).
Sorak sorai memenuhi ruangan saat tim dari Dusun III yang dipimpin oleh Novita Nangoy menampilkan aksi memukau mereka dan sukses keluar sebagai juara pertama. Penampilan mereka yang penuh energi dan kreativitas membuat para juri tak ragu memberikan skor tertinggi.
Sejak awal kompetisi, atmosfer penuh semangat sudah terasa. Dusun I tampil sebagai pembuka dengan gerakan lincah di bawah arahan Stevira Parengkuan, disusul oleh Dusun II yang dipimpin Regina Mamamua, dengan kejutan dari peserta termuda, Nowela, yang mencuri perhatian.
Namun, puncak acara benar-benar terjadi saat Dusun III tampil dengan eksekusi gerakan yang tajam, ekspresi penuh percaya diri, serta kostum yang serasi dan mencolok.
Juri kompetisi, Jelvi Cleya Rumate, mengungkapkan bahwa penilaian tak hanya berfokus pada teknik gerakan, tetapi juga kekompakan tim, kreativitas, serta kesesuaian busana dengan konsep tarian.
“Line dance bukan sekadar soal mengikuti irama, tapi bagaimana menampilkan kreativitas yang unik. Dan malam ini, semua tim telah menunjukkan level kompetisi yang luar biasa, bahkan sudah setara dengan lomba tingkat kabupaten!” puji Rumate.
Setelah melalui proses penjurian, hasil akhir mengukuhkan Dusun III sebagai juara pertama dengan skor 240 poin, disusul Dusun I 230 poin dan Dusun II 220 poin.
Ketua panitia, Viky Walandow, menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya acara ini.
“Lebih dari sekadar menang atau kalah, ini adalah tentang kebersamaan. Kami ingin membangun persatuan di Desa Wasian melalui kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.
Lomba line dance ini bukan hanya ajang adu keterampilan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan warga Wasian.
“Dengan suksesnya acara tahun ini, harapannya tradisi ini bisa terus berlanjut dan menjadi bagian dari perayaan budaya serta kebersamaan di desa ini,” tandasnya. (tom)






