EKSPOSTIMES.COM- Martina Dondokambey Lengkong, SE, resmi menjabat sebagai Ketua TP-PKK Minahasa setelah dilantik dalam sebuah upacara di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara pada Selasa (4/3/2025). Tidak hanya itu, ia juga mengemban peran sebagai Ketua Dekranasda, Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Bunda PAUD Minahasa.
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Sulut, Anik Fitri Wandriani Selvanus, yang juga melantik 13 Ketua TP-PKK lainnya dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Dalam sambutannya, Anik menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.
“Saya berharap seluruh Ketua TP-PKK yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik, sesuai aturan, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. PKK memiliki peran strategis dalam memberdayakan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Martina Dondokambey Lengkong mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya dalam menjalankan amanah yang diberikan.
“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Tugas ini adalah tanggung jawab besar, dan saya akan menjalankannya dengan penuh dedikasi,” ujarnya.
Martina juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menjalankan program-program TP-PKK.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya mengajak seluruh pengurus dan kader TP-PKK Minahasa untuk bersama-sama mewujudkan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh berpengaruh, termasuk Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, serta mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw. Hadir pula para anggota DPRD Sulut dan tamu undangan lainnya.
Pelantikan ini menandai awal baru bagi TP-PKK Minahasa dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan industri kerajinan melalui Dekranasda. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan organisasi ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Minahasa. (red)













