EKSPOSTIMES.COM- Hubungan erat antara Satgas Yonif 712/Wiratama dan warga Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Papua Tengah, kembali tampak dalam pertemuan dan doa bersama yang digelar di Pos Soanggama, Selasa (25/11/2025). Warga hadir dipimpin Kepala Suku Soanggama, Oto Lawiya, dan Kepala Dewan Gereja, Sabinus Sani, untuk menyampaikan dukungan moral dan doa bagi para prajurit.
Suasana hening pagi hari berubah menjadi hangat ketika lantunan pujian dan doa memenuhi ruang kecil pos tersebut. Prajurit dan warga berdiri berdampingan, menandai kedekatan yang terus terbentuk antara TNI dan masyarakat setempat.
Kehadiran satgas, bagi warga Soanggama, bukan sekadar penjaga keamanan, melainkan bagian dari komunitas yang turut merawat rasa damai.
Dan TK Soanggama, Lettu Inf Agung, menyebut kegiatan doa bersama ini lahir dari inisiatif warga yang merasa dekat dengan Satgas Yonif 712/WT.
“Kami datang bukan hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga untuk berbagi kasih dan memperkuat persaudaraan dengan masyarakat. Kami ingin menjadi bagian dari keluarga besar Kampung Soanggama,” ujar Agung.
Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis yang dijalankan satgas selama ini menjadi kunci terbangunnya kepercayaan.
Kepala Dewan Gereja, Sabinus Sani, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para prajurit.
“Kami bangga karena Bapak TNI menerima kami sebagai keluarga. Kami mendoakan seluruh prajurit agar diberkati Tuhan dan kampung kami selalu damai,” katanya.
Usai doa bersama, Satgas Yonif 712/WT melanjutkan kegiatan dengan pelayanan kesehatan gratis. Warga yang datang disambut prajurit medis yang memberikan pemeriksaan dan pengobatan dasar.
Wakil Komandan Satgas Yonif 712/WT, Mayor Inf Rizqi S.A., menyatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat Soanggama sehat dan dapat beraktivitas dengan baik. Kehadiran kami untuk membantu kesulitan warga sekaligus menjaga keamanan kampung,” ujarnya.
Satgas Yonif 712/Wiratama disebut telah menanamkan ikatan kuat dengan warga melalui pendekatan pelayanan, doa bersama, dan pendampingan sosial. Doa warga yang dipanjatkan bagi para prajurit menjadi simbol kepercayaan dan harapan bersama akan kedamaian di Intan Jaya.
Kegiatan tersebut kembali menegaskan bahwa hubungan TNI dan masyarakat Soanggama tidak hanya bertumpu pada aspek keamanan, tetapi juga pada kebersamaan, iman, dan solidaritas yang terus tumbuh. (al)









