EKSPOSTIMES.COM- Panggung rohani terbesar umat Katolik di Indonesia bakal bergeser ke utara. Sulawesi Utara mengumumkan kesiapannya menjadi tuan rumah Pesparani Nasional IV tahun 2027, sebuah pernyataan politik-kebudayaan yang meluncur langsung dari Gubernur Mayjen (Purn) TNI Yulius Selvanus SE, Selasa (18/11/2025).
Pengumuman itu tak datang dari ruang rapat tertutup, melainkan dari panggung megah Pembukaan Pesparani I tingkat Provinsi Sulut di Aula Mapalus. Di hadapan ribuan umat, paduan suara, pemusik liturgi, dan tokoh gereja, Yulius menutup jeda diplomatik dengan satu kalimat lugas, “Sulut siap menjadi tuan rumah 2027.”
Pernyataan ini sekaligus menjawab tawaran terbuka Sekretaris Umum LP3KN, Dr. Salman Habeahan, yang terkesan terpukau oleh kekompakan penyelenggaraan Pesparani I di daerah ini.
“Sulut menunjukkan kesiapan luar biasa. Kami menilai provinsi ini layak menjadi kandidat tuan rumah nasional,” ujar Habeahan.
Yulius menyambut sinyal itu tanpa tedeng aling-aling. Ia menegaskan, keberhasilan hajatan nasional bukan hanya urusan tata panggung dan venue, melainkan kemampuan membangun orkestrasi yang lebih besar, kolaborasi pemerintah daerah, gereja, dan umat.
“Kita sukses jika semua bergerak dalam satu napas,” kata Gubernur.
Di tengah gaung paduan suara dan gemuruh tepuk tangan, Pesparani I Sulut menampilkan lebih dari sekadar lomba rohani. Ia menjelma etalase: kesiapan infrastruktur, energi kerukunan, dan daya tampung budaya Sulut.
Dari paduan suara, pembacaan puisi iman, sampai drama liturgi, seluruhnya menjadi portofolio yang disodorkan Sulut untuk ‘uji kelayakan’ tak resmi menuju Pesparani Nasional.
Uskup Manado, Mgr. Benedictus Untu MSC, ikut menegaskan aura optimisme itu.
“Kita melihat dukungan pemerintah yang nyata. Pesparani ini menjadi persembahan iman dan budaya yang memperkuat persaudaraan,” ujar Uskup.
Tak hanya pemuka gereja yang hadir. Kepala Kanwil Kemenag Sulut, Dr. H. Ulyas Taha, unsur Forkopimda, Kasdam Merdeka, serta perwakilan kabupaten/kota menyemarakkan pembukaan acara yang kini punya nilai strategis nasional.
Dengan momentum awal yang rapi, meriah, dan penuh gairah, Pesparani I Sulut berdiri sebagai model penyelenggaraan yang bisa diangkat ke tingkat nasional. Jika proses ini terus berlanjut, Sulawesi Utara bukan sekadar siap, melainkan tengah menata diri sebagai tuan rumah Pesparani Nasional yang ingin dikenang. (tim)







