Peristiwa

Xabi Alonso Jadi Pelatih Baru Real Madrid, Era Emas di Bernabéu Siap Dimulai

×

Xabi Alonso Jadi Pelatih Baru Real Madrid, Era Emas di Bernabéu Siap Dimulai

Sebarkan artikel ini
Xabi Alonso resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Real Madrid, menggantikan Carlo Ancelotti mulai musim panas 2025.

EKSPOSTIMES.COM- Sebuah babak baru bakal dimulai di Santiago Bernabéu. Real Madrid resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih anyar menggantikan Carlo Ancelotti, mengakhiri era sang maestro Italia lebih cepat dari kontraknya yang seharusnya berakhir pada 2026.

Keputusan ini menjadi titik balik besar setelah musim 2024/2025 yang mengecewakan. Los Blancos tersingkir dari Copa del Rey, gagal di Liga Champions, dan nyaris menyerahkan mahkota La Liga kepada rival abadi, Barcelona. Situasi tanpa gelar memaksa manajemen klub melakukan revolusi.

Baca Juga: El Clasico Panas: Barcelona Taklukkan Real Madrid 4-3, Kokoh di Puncak La Liga

Nama Xabi Alonso memang telah lama digadang-gadang sebagai pewaris tahta pelatih Madrid. Setelah tampil gemilang di kursi pelatih Bayer Leverkusen, membawa klub Jerman itu bersaing di papan atas Bundesliga dan Eropa, Alonso akhirnya “pulang” ke klub yang pernah ia bela sebagai gelandang elegan.

Jurnalis sepak bola ternama, Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa Alonso telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun hingga Juni 2028. Ia dijadwalkan mulai bekerja pada 1 Juni 2025, dengan Piala Dunia Antarklub sebagai misi awal.

“Xabi Alonso dan stafnya akan mulai membangun proyek baru mulai 1 Juni. Semuanya telah disiapkan,” tulis Romano di media sosial.

Langkah ini menjadi angin segar bagi fans Madrid yang menginginkan pembaruan taktik dan identitas permainan. Gaya bermain progresif Alonso yang berbasis penguasaan bola dan transisi cepat dinilai cocok mengembalikan kejayaan El Real.

Sementara itu, Carlo Ancelotti tak perlu waktu lama untuk menentukan masa depan. Pelatih berusia 65 tahun itu resmi menerima pinangan Timnas Brasil dan akan segera diperkenalkan sebagai juru taktik baru Tim Samba.

Brasil berharap pengalaman Ancelotti di panggung Liga Champions bisa membawa mereka kembali bersinar di ajang internasional, khususnya Piala Dunia 2026.

“Ancelotti akan mendapat perpisahan istimewa. Proses transisinya akan dimulai minggu ini,” tambah Romano.

Kedatangan Alonso ke Madrid membuat kursi pelatih Bayer Leverkusen lowong. Nama Cesc Fabregas, yang kini menangani Como 1907, langsung mencuat sebagai kandidat kuat. Fabregas sukses membawa Como bersaing di Serie B dan dikenal punya filosofi permainan menyerang yang modern.

“Saya masih fokus bersama Como. Tapi saya terbuka untuk tantangan baru,” ujar Fabregas diplomatis.

Baca Juga: Bundesliga: Bayer Leverkusen Jaga Asa Tipis Juara Bundesliga Usai Tundukkan Augsburg 2-0

Selain Fabregas, muncul nama Davide Ancelotti, asisten sekaligus anak kandung Carlo Ancelotti. Davide selama ini ikut ayahnya melatih di berbagai klub besar seperti Bayern Munchen, PSG, Napoli, dan Everton. Bisa jadi, ini momen yang tepat baginya untuk memulai kiprah sebagai pelatih utama.

Tak hanya Madrid dan Leverkusen, Timnas Brasil juga akan bertransformasi. Musim panas 2025 dipastikan menjadi salah satu yang paling dramatis dalam sejarah sepak bola modern. Tiga kekuatan besar, Real Madrid, Brasil, dan Leverkusen, memasuki era baru dengan pelatih baru, harapan baru, dan tekanan baru. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d