EKSPOSTIMES.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Akselerasi Sertifikasi Produk Halal. Rakor ini berlangsung di Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa dan digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Selasa (4/3/2025).
Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, serta diikuti oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari berbagai wilayah, termasuk TPID Kabupaten Minahasa.
Dalam pemaparannya, Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyoroti dinamika inflasi yang terjadi pada beberapa komoditas, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Ia menjelaskan pergerakan harga barang kebutuhan pokok, kendala yang dihadapi di masing-masing daerah, serta langkah strategis yang perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas harga.
“Pengendalian inflasi menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadapi periode tertentu seperti Ramadan. Pemerintah daerah harus aktif dalam memantau harga dan ketersediaan bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat,” ujar Tito.
Selain membahas pengendalian inflasi, rakor ini juga menyoroti pentingnya akselerasi sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman.
Kemendagri bekerja sama dengan:
- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama
- Kedeputian Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)
Tujuan utama dari program ini adalah mempercepat proses sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan daya saing produk lokal.
Menanggapi arahan Mendagri, Sekda Minahasa Dr. Lynda Watania menekankan bahwa pengendalian inflasi harus dilakukan secara konsisten, terutama untuk memastikan stabilitas harga selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Pengendalian harga menjadi faktor utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi di daerah. TPID Minahasa harus tetap konsisten dalam memastikan stabilitas harga guna menghindari lonjakan inflasi yang dapat berdampak pada masyarakat,” tegas Watania.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa akan mendukung penuh program akselerasi sertifikasi halal agar produk-produk lokal semakin memiliki daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi dan percepatan sertifikasi halal dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*/Riz)













