EKSPOSTIMES.COM- PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menegaskan bahwa kebakaran kapal pengangkut BBM di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, pada Sabtu (29/3), tidak mengganggu distribusi bahan bakar ke Kabupaten Lembata menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa insiden ini hanya menyebabkan keterlambatan sementara dalam penyaluran BBM ke beberapa SPBU di Lembata.
“Kami memastikan bahwa distribusi BBM tetap berjalan dengan baik, meskipun ada sedikit keterlambatan,” ujar Ahad saat dikonfirmasi dari Kupang, NTT, Minggu (30/3).
Kapal minyak TRANS FLORETI mengalami kebakaran saat proses pembongkaran BBM produk Pertamax dari mobil tangki ke kapal tersebut. Kejadian ini berlangsung saat pemindahan sampel BBM dari mobil tangki bernomor polisi B 9279 KFU.
Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Jelang Lebaran, Cek Daftar Terbaru!
Merespons insiden ini, tim Pertamina Patra Niaga wilayah NTT bersama petugas pemadam kebakaran setempat bergerak cepat untuk memadamkan api.
Berkat kesigapan tim, kebakaran berhasil dikendalikan, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Ahad menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi lebih lanjut. Sebagai langkah preventif, proses pembongkaran BBM dihentikan sementara, dan awak mobil tangki segera mengevakuasi kendaraan mereka ke lokasi aman guna menghindari risiko lebih lanjut.
Selain itu, koordinasi telah dilakukan dengan kapten kapal, pihak transportir, serta Fuel Terminal Maumere untuk memastikan ketersediaan stok BBM di Lembata tetap mencukupi.
Meski insiden terjadi, Pertamina memastikan bahwa distribusi BBM ke Kabupaten Lembata kembali normal. Pengiriman BBM dilanjutkan dengan kapal multi moda KM Transfloreti 03 dan KM Damai Oil pada pukul 22.00 WITA.
“Kami terus memonitor distribusi BBM di Lembata agar pasokan tetap stabil, terutama menjelang Idul Fitri,” tutup Ahad.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang solid, masyarakat Lembata dapat tetap tenang karena pasokan BBM tetap terjaga meski terjadi insiden kebakaran kapal di Larantuka. (tim)







