Peristiwa

Kebakaran Hutan Korea Selatan Berhasil Dikendalikan, Penyebab Masih Diselidiki

×

Kebakaran Hutan Korea Selatan Berhasil Dikendalikan, Penyebab Masih Diselidiki

Sebarkan artikel ini
Kebakaran hutan besar di Korea Selatan berhasil dikendalikan, namun penyebabnya masih dalam penyelidikan oleh otoritas setempat.
Sebuah helikopter menyiramkan air untuk meredam kebakaran hutan di dekat Uiseong, Korea Selatan

EKSPOSTIMES.COM- Kebakaran hutan besar yang bermula di Kabupaten Sancheong dan menyebar ke berbagai wilayah di Provinsi Gyeongsang Selatan akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya, menurut laporan resmi otoritas Korea Selatan pada Minggu (30/3).

Api utama dapat dikendalikan sekitar pukul 13.00 waktu setempat (11.00 WIB), hampir 10 hari setelah kebakaran pertama kali terjadi pada 21 Maret.

Berdasarkan data pejabat kehutanan, kebakaran ini telah menghanguskan sekitar 1.858 hektare lahan hutan, setara dengan sekitar 2.600 lapangan sepak bola.

Selain itu, gelombang kebakaran hutan yang melanda Korea Selatan telah menyebabkan sedikitnya 30 orang meninggal dunia, termasuk 26 korban di Provinsi Gyeongsang Utara.

Selain korban jiwa, kebakaran ini juga menghancurkan sekitar 4.000 bangunan, termasuk Kuil Goun yang merupakan situs Warisan Dunia UNESCO, serta berbagai rumah, pabrik, dan fasilitas penting lainnya.

Untuk menangani kebakaran yang masif ini, militer Korea Selatan mengerahkan 600 tentara dan 49 helikopter pada Minggu guna membantu pemadaman sisa bara api, serta memberikan bantuan medis dan kemanusiaan kepada warga terdampak.

Otoritas juga telah mengerahkan 50 helikopter, 1.473 personel pemadam, dan 213 kendaraan sejak fajar untuk mengatasi kebakaran yang kini telah mencapai 99 persen tingkat pemadaman pada pukul 08.00 waktu setempat.

Pihak kepolisian juga telah menahan seorang pria berusia 56 tahun yang diduga sebagai penyebab kebakaran hutan besar-besaran di Provinsi Gyeongsang Utara.

Tersangka dituduh menyebabkan kebakaran pada 22 Maret sekitar pukul 11.25 saat melakukan upacara penghormatan leluhur di makam keluarganya yang terletak di sebuah bukit di Kabupaten Uiseong.

Api kemudian menyebar dengan cepat ke Andong, Cheongsong, Yeongyang, dan Yeongdeok akibat angin kencang dan kondisi kering yang ekstrem. Meskipun demikian, tersangka membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Dinas Kehutanan Korea sebelumnya mengumumkan bahwa kebakaran di Provinsi Gyeongsang Utara sempat berhasil dikendalikan pada Jumat (28/3) pukul 17.00, sebelum api kembali menyala pada Sabtu malam.

Secara keseluruhan, kebakaran ini telah menghanguskan sekitar 48.000 hektare hutan, setara dengan 80 persen luas Seoul, menjadikannya sebagai kebakaran hutan terburuk dalam sejarah Korea Selatan.

Sebagai langkah lanjutan, kepolisian berencana melakukan penyelidikan bersama pekan depan dengan melibatkan Institut Ilmu Kehutanan Nasional, Layanan Forensik Nasional, dan otoritas pemadam kebakaran guna memastikan penyebab pasti dari kebakaran dahsyat ini serta langkah-langkah pencegahan ke depannya.

Bencana ini menjadi peringatan penting akan perlunya penegakan regulasi lebih ketat terhadap faktor pemicu kebakaran hutan, terutama di musim kering yang rawan kebakaran. (yon/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d