Peristiwa

Dies Natalis ke-67, FH UKI Teguhkan Tekad Lahirkan Generasi “BERANI” Bermutu, Mandiri, dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045

×

Dies Natalis ke-67, FH UKI Teguhkan Tekad Lahirkan Generasi “BERANI” Bermutu, Mandiri, dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) Dr. Hendri Jayadi Pandiangan memimpin peringatan Dies Natalis ke-67 di Gedung AB UKI Jakarta, meneguhkan komitmen melahirkan generasi “BERANI” Bermutu, Mandiri, dan Inovatif.

EKSPOSTIMES.COM- Di tengah semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda, lantunan lagu Indonesia Raya menggema di Gedung AB Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur. Momen itu menjadi saksi perjalanan panjang Fakultas Hukum UKI (FH UKI) yang menapaki usia ke-67 dengan tekad baru: melahirkan generasi “BERANI” Bermutu, Mandiri, dan Inovatif menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Bagi FH UKI, usia bukan sekadar angka, melainkan simbol dedikasi dan keteguhan dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

“FH UKI menargetkan pada tahun 2030 akan menjadi macan di kawasan Asia, baik melalui kualitas pendidikan maupun kiprah para alumninya,” ujar Dekan FH UKI Dr. Hendri Jayadi Pandiangan, S.H., M.H., dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Hendri menegaskan, capaian luar biasa FH UKI mulai dari akreditasi Unggul, akreditasi internasional, hingga sertifikasi ISO layanan pendidikan merupakan hasil kerja keras seluruh elemen kampus.

“Semua ini tidak ujug-ujug jatuh dari langit, tetapi buah perjuangan kolektif: pimpinan, dosen, staf, mahasiswa, hingga alumni yang mencintai kampus ini,” katanya penuh rasa syukur.

FH UKI yang berdiri sejak tahun 1958 telah menorehkan sejarah panjang dalam dunia pendidikan hukum Indonesia. Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat FH UKI konsisten melahirkan lulusan berintegritas tinggi dan berjiwa pemimpin.

Dalam sambutannya, Hendri mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan filosofi “BERANI” sebagai roh perjuangan menghadapi era global.

“Saat kita ingin mencapai puncak, kita butuh skill dan nilai-nilai UKI: rendah hati, peduli, bertanggung jawab, disiplin, profesional, dan berintegritas. Tapi ketika sudah di puncak, karakterlah yang akan menjaga kita tetap berdiri,” tegasnya.

Lebih jauh, Hendri mendorong para lulusan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja.

“Lulusan UKI harus berjiwa entrepreneur, mampu membaca peluang, dan menghadirkan solusi hukum yang relevan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Momentum Dies Natalis ke-67 juga menandai penggabungan Program Magister dan Doktor Hukum ke dalam Fakultas Hukum UKI, yang sebelumnya berada di bawah Program Pascasarjana. Menurut Hendri, langkah ini menjadi tonggak baru kolaborasi akademik yang akan memperkuat posisi FH UKI sebagai pusat unggulan pendidikan hukum nasional.

Acara Dies Natalis turut dihadiri oleh Prof. Dr. Dhaniswara K. Harjono (Rektor UKI), Thomas Tampubolon (Pengurus Yayasan UKI), Dr. Hulman Panjaitan (Wakil Rektor), Prof. Dr. John Pieris (Guru Besar Hukum Tata Negara), Dr. Jimmy Simanjuntak (Ketua Senat FH UKI), serta Dr. Tomson Situmeang (Wakil Dekan).

Suasana penuh kebanggaan menutup acara. Di usia ke-67, FH UKI meneguhkan jati diri sebagai kawah candradimuka lahirnya generasi emas yang siap menatap masa depan dengan keberanian, kualitas, dan iman. (Lian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d