Olahraga

Leipzig Kalahkan Hoffenheim 3-1 dalam Debut Dramatis Lőw di Bundesliga

×

Leipzig Kalahkan Hoffenheim 3-1 dalam Debut Dramatis Lőw di Bundesliga

Sebarkan artikel ini
Joachim Lőw tersenyum di pinggir lapangan saat Leipzig menang 3-1 atas Hoffenheim dalam debut Bundesliga-nya sebagai pelatih.
Keunggulan jumlah pemain RB Leipzig akhirnya membuahkan hasil. - IMAGO/O.Behrendt

EKSPOSTIMES.COM – Red Bull Arena menjadi panggung laga dramatis ketika RB Leipzig menjamu Hoffenheim dalam pertandingan yang menandai debut kepelatihan Bundesliga bagi Joachim Lőw.

Dalam pertemuan yang sarat emosi, Lőw yang pernah berseragam Hoffenheim selama dua tahun sebagai pemain menyaksikan tim barunya bangkit dari ketertinggalan dan mengamankan kemenangan 3-1 atas tim tamu yang sempat mengejutkan di awal laga.

Pertandingan langsung berjalan intens sejak menit pertama. Hoffenheim mengambil inisiatif lebih awal dan berhasil membungkam pendukung tuan rumah pada menit ke-11 melalui gol spektakuler Tom Bischof. Menerima umpan dari Andrej Kramarić, gelandang muda berusia 19 tahun itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam gawang tanpa mampu dihalau Péter Gulácsi. Gol tersebut tidak hanya menjadi awal yang luar biasa bagi tim tamu, tetapi juga memperlihatkan potensi besar Bischof di masa depan.

Hoffenheim terus menekan melalui kecepatan Bazoumana Toure yang berulang kali merepotkan lini belakang Leipzig. Namun, momentum berubah di menit ke-24 ketika Leipzig menyamakan kedudukan. Penyerang Slovenia, Benjamin Šeško, memanfaatkan kesalahan fatal dari kiper Oliver Baumann. Sundulan yang tampak tidak berbahaya meluncur melewati tangan sang penjaga gawang veteran dan bersarang di jala. Kesalahan itu menjadi awal dari kehancuran Hoffenheim di babak pertama.

Hanya empat menit berselang, bencana datang bagi tim tamu. Bek tengah Leo Østigård diganjar kartu merah langsung setelah menjatuhkan Loïs Openda dalam situasi satu lawan satu. Pelanggaran tersebut tak hanya membuat Hoffenheim kehilangan satu pemain, tetapi juga memberikan keunggulan strategis bagi Leipzig yang langsung mulai mendominasi permainan.

Baca Juga: Dortmund Terhenti, Augsburg Catatkan Rekor Tak Terkalahkan

Dengan keunggulan jumlah pemain, Leipzig meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat jelas menjelang turun minum, ketika bek muda Kosta Nedeljkovic mengirimkan umpan silang ke arah Ridle Baku. Gelandang serba bisa itu menyambar bola dengan tembakan jarak dekat untuk mencetak gol keduanya musim ini, sekaligus gol pertamanya bersama Leipzig. Skor 2-1 mengakhiri babak pertama dengan keunggulan bagi tuan rumah.

Meski tampil dengan sepuluh pemain, Hoffenheim tidak menyerah begitu saja di babak kedua. Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah, memaksa Gulácsi melakukan dua penyelamatan penting, masing-masing dari Valentin Gendrey dan Tom Bischof, yang berusaha mencetak gol keduanya di laga tersebut.

Namun, tekanan  dari Leipzig akhirnya menutup peluang Hoffenheim untuk mencuri poin. Di menit ke-84, dua pemain pengganti Yussuf Poulsen dan Tidiam Gomis bekerja sama dengan sempurna. Gomis mengirimkan bola ke kotak penalti dan disambut penyelesaian klinis oleh Poulsen untuk mengubah skor menjadi 3-1. Gol ini sempat ditinjau oleh VAR karena dugaan handball, namun wasit mengesahkan gol tersebut setelah peninjauan cepat.

Salah satu sorotan utama dari pertandingan ini adalah penampilan gemilang David Raum. Bek kiri timnas Jerman itu tampil dominan di sisi kiri, terus mengancam dengan umpan silang akurat dan kecepatan yang merepotkan lini pertahanan Hoffenheim.

Raum juga menjadi kreator utama gol penyama kedudukan oleh Šeško dan mencatat skor fantasi tertinggi dalam laga ini, yakni 289 poin. Kontribusinya yang menyeluruh baik dalam serangan maupun pertahanan membuktikan pentingnya kehadirannya dalam skema permainan Leipzig.

Baca Juga: Wolfsburg dan St. Pauli Berbagi Poin dalam Duel Sengit di Volkswagen Arena

Dengan kemenangan ini, Leipzig tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memberikan awal manis bagi era Joachim Lőw di Bundesliga.

Sementara itu, Hoffenheim harus merenungi kesalahan individu dan kehilangan pemain kunci yang merusak rencana awal mereka. Namun performa gigih mereka dengan sepuluh pemain menunjukkan bahwa masih ada potensi besar yang bisa dieksplorasi di sisa musim. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d