EKSPOSTIMES.COM- Harapan Timnas Indonesia untuk melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mengalami guncangan besar. Kekalahan telak 1-5 dari Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3), membuat Garuda harus rela tertahan di peringkat keempat klasemen putaran ketiga.
Dengan enam poin dari tujuh pertandingan, Indonesia kini sejajar dengan Bahrain yang menempati posisi kelima setelah kalah 0-2 dari Jepang. Sementara itu, Jepang sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan raihan 19 poin dan duduk nyaman di puncak Grup C.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir langsung bereaksi atas kekalahan ini. Lewat unggahan di Instagram, ia menegaskan bahwa dukungannya terhadap Timnas tetap penuh, terlepas dari hasil di lapangan.
“Saya tetap dukung Tim Nasional sepak bola Indonesia di saat kalah ataupun menang. Karena saya mencintai bangsa ini seutuhnya,” tulisnya.
Erick meminta para pemain untuk tetap menegakkan kepala dan berjuang habis-habisan demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
“Saya akan tetap kerja keras membangun Tim Nasional ini untuk menembus Piala Dunia. Kepada para pemain, tetap tegakkan kepala kalian. Peluang itu masih ada.”
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, juga tak ingin timnya terpuruk terlalu lama. Ia meminta para pemain segera bangkit dan fokus menghadapi Bahrain dalam laga krusial di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3) pukul 20.45 WIB.
“Siapa diri Anda di masa sulit akan membentuk jati diri Anda. Tidak saat semuanya berjalan baik. Sekarang saatnya menunjukkan jati diri kita,” tulis Idzes di Instagram pribadinya.
Pelatih Patrick Kluivert tak ingin mencari kambing hitam atas hasil buruk di Sydney. Namun, ia menegaskan bahwa Indonesia akan memberikan segalanya saat melawan Bahrain.
“Kami akan bereaksi habis-habisan saat melawan Bahrain,” tegasnya.
Kluivert mengakui bahwa hasil di Sydney bisa saja berbeda jika tendangan penalti Kevin Diks di menit ke-8 tidak membentur tiang gawang. Namun, ia menekankan bahwa evaluasi menyeluruh harus dilakukan.
“Kami harus mencerna kekalahan ini, melihat kesalahan yang kami buat, termasuk saya. Mungkin saya juga melakukan kesalahan,” ungkapnya.
Meski demikian, Kluivert menolak menyalahkan satu pemain atas kekalahan telak ini.
“Sangat mudah untuk menyalahkan orang lain, dan saya tidak suka menyalahkan orang lain,” sebutnya.
Indonesia kini harus menang melawan Bahrain jika ingin tetap menjaga peluang lolos ke putaran berikutnya. Dengan dukungan penuh dari suporter di GBK, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, ini adalah kesempatan Garuda untuk membuktikan bahwa mereka belum habis. (tim)













