EKSPOSTIMES.COM- Inter Milan harus bekerja keras untuk menundukkan Genoa, tetapi gol keberuntungan Lautaro Martinez akhirnya memastikan tiga poin bagi Nerazzurri dalam laga yang berlangsung penuh drama.
Duel ini dimulai dengan serangkaian peluang yang gagal dimanfaatkan oleh kedua tim. Tucu Correa, yang mendapat kesempatan langka sebagai starter, justru menghalangi tendangan voli Denzel Dumfries. Sementara itu, Jeff Ekhator gagal menyundul umpan silang Andrea Pinamonti dengan akurasi yang baik.
Inter terus menekan, namun upaya Benjamin Pavard hanya membentur tiang dekat, sementara Stefano Sabelli dengan sigap menghalau sepakan menyudut Federico Dimarco. Petaka datang bagi Correa yang mengalami cedera lutut dan harus digantikan oleh Mehdi Taremi.
Nicolò Barella sempat mencoba peruntungannya dengan melakukan lob dari tengah lapangan setelah melihat kiper lawan keluar dari posisinya, tetapi usahanya belum menemui sasaran. Genoa juga nyaris mencetak gol melalui Fabio Miretti, namun tembakannya diblok dengan heroik oleh Francesco Acerbi.
Inter seolah tak dinaungi keberuntungan ketika sepakan keras Barella dari luar kotak penalti menghantam bagian bawah mistar gawang di menit ke-70, hanya beberapa inci dari gol yang dinantikan. Namun, Genoa pun hampir mencetak gol balasan ketika Caleb Ekuban melepaskan sundulan berbahaya yang memaksa Josep Martinez melakukan penyelamatan gemilang.
Gol yang ditunggu akhirnya tiba dengan sedikit keberuntungan. Sepak pojok dari Hakan Calhanoglu disambut oleh Lautaro Martinez dengan sundulan, namun bola justru membentur dada Patrizio Masini sebelum meluncur ke sudut bawah gawang.
Genoa mencoba merespons melalui Lorenzo Venturino, tetapi penyelesaiannya dari umpan lambung Ekuban masih jauh dari kata sempurna. Sementara itu, Nicola Leali kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menggagalkan peluang emas Mehdi Taremi yang mendapat umpan tarik dari Pavard.
Lautaro hampir menggandakan keunggulan di masa tambahan waktu setelah mendapat umpan matang dari Matteo Darmian, tetapi ia gagal mengonversikannya menjadi gol. Bahkan, ia hampir mencetak gol spektakuler lewat aksi solo dengan mengontrol bola menggunakan dada dan melepaskan tendangan voli melewati Sabelli, namun Leali sekali lagi menggagalkan peluang tersebut di tiang dekat.
Meski harus bersusah payah, Inter akhirnya memastikan kemenangan yang semakin memperkuat posisi mereka di papan atas Serie A. (*/Red)













