EKSPOSTIMES.COM- Liverpool harus mengakhiri rentetan kemenangan mereka di Liga Champions 2024/2025 setelah takluk 2-3 dari PSV Eindhoven dalam laga matchday 8 fase liga. Duel seru ini berlangsung di Phillips Stadium, Kamis (30/1/2025) dini hari WIB.
Arne Slot memutuskan untuk merotasi skuadnya, hanya menyertakan Cody Gakpo dan Andy Robertson sebagai starter dari tim utama. Meski begitu, Liverpool tetap tampil agresif sejak awal pertandingan.
Liverpool membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-25 melalui eksekusi penalti Cody Gakpo. Hadiah penalti diberikan setelah Federico Chiesa dijatuhkan oleh Joey Veerman di kotak terlarang.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya satu menit berselang, PSV menyamakan kedudukan lewat aksi Johan Bakayoko. Menerima umpan dari Veerman, Bakayoko sukses melewati Andy Robertson dan Jarrell Quansah sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Liverpool.
The Reds kembali unggul pada menit ke-41 lewat gol Harvey Elliott. Bola muntah hasil tembakan Chiesa yang ditepis Walter Benitez langsung disambar Elliott untuk membawa Liverpool memimpin 2-1.
PSV tak tinggal diam. Empat menit kemudian, Ismael Saibari melepaskan tembakan keras dari sisi kiri dan menjebol gawang Liverpool, membuat skor kembali imbang 2-2.
Drama di babak pertama belum berakhir. Di masa injury time, PSV membalikkan keadaan lewat gol tap-in Ricardo Pepi yang memanfaatkan umpan Mauro Junior. PSV pun menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2.
Di babak kedua, Liverpool berupaya mengejar ketertinggalan, tetapi usaha mereka semakin sulit setelah Amaro Nallo dikartu merah pada menit ke-86, hanya tiga menit setelah masuk ke lapangan.
Bermain dengan 10 orang, Liverpool gagal mencetak gol penyama kedudukan. PSV mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi, mengunci kemenangan 3-2.
Hasil ini menjadi kekalahan pertama Liverpool di Liga Champions musim ini setelah sebelumnya menyapu bersih tujuh laga dengan kemenangan. Sementara itu, PSV berhasil memastikan tiket ke babak play-off untuk melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi elite Eropa ini. (rizky)













