EKSPOSTIMES.COM- Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, S.H., M.H selaku Danrem 131/Santiago, meninjau sejumlah lokasi bencana alam di Kecamatan Siau Timur, Sitaro, Rabu (07/01).
Selanjutnya Danrem mengikuti Rakor penanggulangan bencana yang dipimpin Bupati Sitaro, Chyntia Inggrid Kalangit,S.KM. Hadir pula Letkol Czi Nazarudin S.T., M.I.P. selalu andim 1301/Sangihe, AKBP Iwan Permadi, SE (Kapolres Kepulauan Sitaro) serta pejabat terkait lainnya.
Dalam pemaparan Bupati, terungkap bahwa korban jiwa berjumlah 17 orang dan 2 hilang, saat ini dalam proses pencarian.
Untuk logistik makanan saat ini ada sebagian yang belum tersentuh dan pihaknya sudah menyalurkan logistik tersebut.
Pada kesempatan ini, Danrem Turnip menyampaikan bahwa rakor tersebut merupakan lanjutan dari Rakor yang dipimpin oleh Gubernur Sulut sebelumnya.
Selaku Danrem, dirinya membantu dan mengkoordinir kegiatan.
“Hari ini kami sudah meninjau lokasi bencana alam di beberapa titik.Akses jembatan dan jalan yang terputus agar di utamakan akses tersebut. Tanggap darurat selama 14 hari terhitung dari tanggal 5 hingga 19 Januari 2026. Pembagian personil baik TNI/Polri dan instansi yang ada agar di bagi sesuai dengan titik bencana alam. Untuk alat berat agar dimanfaatkan pada titik lokasi yang berat. Untuk PLN hari ini direncanakan akan melanjutkan pekerjaan untuk memaksimalkan pelayanan. PLN akan memberikan bantuan mesin Genset, ” beber Jenderal satu bintang ini.
Data sementara dari hasil Rakor meliputi
1. Rumah hilang 30 unit
2. Rawat Puskesmas Sawang 17 Orang
3. RS Sawang 5 orang
4. Rujuk Manado 4 orang
5. Jumlah mengungsi 691 (sudah termasuk dirumah keluarga)
6. Rusak berat 52
7. Rusak sedang 29
8. Rusak ringan 89 unit
9. Kantor Polres Sitaro
10. Kios 1 unit
11. Sekolah 3 Unit
Alat Berat yang digunakan diantaranya Excavator 2 unit ,2 Louder (Milik Pemda) dan BWS Excavator 3 unit (sewa) serta dari Balai Jalan: Louder 1 unit
Personil perbantuan bencana alam sementara mendirikan posko utama, posko kesehatan dan dapur lapangan di Kantor Resort Siau serta personil gabungan TNI/Polri dan instansi terkait melakukan pencarian warga yang hilang pasca bencana alam. (AL)













