Peristiwa

Ketua MPU Aceh: Petugas PLN Layak Diapresiasi atas Perjuangan Pulihkan Listrik

×

Ketua MPU Aceh: Petugas PLN Layak Diapresiasi atas Perjuangan Pulihkan Listrik

Sebarkan artikel ini
Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali (Abu Sibreh), memberikan apresiasi kepada petugas PLN atas perjuangan tanpa lelah memulihkan pasokan listrik di Aceh.

EKSPOSTIMES.COM – Musibah padam listrik yang melanda Aceh sejak Senin (29/9/2025) akhirnya berakhir. Setelah perjuangan panjang tanpa kenal lelah, seluruh pasokan listrik berhasil dinormalkan kembali pada Kamis (2/10/2025) pukul 00.07 WIB. Atas kerja keras tersebut, apresiasi mengalir deras, salah satunya dari Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali atau yang akrab disapa Abu Sibreh.

Dalam keterangannya, Abu Sibreh menegaskan bahwa apa yang dilakukan para petugas PLN di lapangan bukan sekadar tugas teknis, melainkan wujud pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Semua kita pasti melihat bagaimana petugas PLN berjuang tanpa kenal lelah di lapangan demi memulihkan kondisi padam listrik di Aceh. Profesionalisme terhadap tanggung jawab ini patut mendapat dukungan dan menjadi bukti pengabdian mereka kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Abu Sibreh mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta melontarkan caci maki atas insiden listrik padam, melainkan turut mendoakan para petugas. Menurutnya, PLN juga mengalami kerugian besar dari kejadian tersebut, sehingga kritik seharusnya disampaikan dengan cara yang bijak.

“Petugas PLN adalah bagian dari kita sendiri yang bekerja dengan penuh tanggung jawab. Tak ada yang diuntungkan dari listrik padam. Tidak cuma masyarakat, PLN juga dirugikan. Semoga kerja keras ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” tuturnya penuh harap.

Ia menambahkan, ketersediaan energi listrik yang andal sangat vital, bukan hanya untuk mendukung kenyamanan beribadah masyarakat Aceh, tetapi juga untuk menunjang pendidikan, perekonomian, hingga pembangunan daerah ke depan. Oleh karena itu, ia mendorong agar evaluasi dan investigasi terhadap gangguan kelistrikan dilakukan secara serius dan ditindaklanjuti sesuai aturan.

Apresiasi dari tokoh ulama ini sekaligus menjadi penegasan bahwa perjuangan para petugas PLN di lapangan tidak boleh dipandang sebelah mata. Bekerja di tengah medan sulit, dengan waktu yang terbatas, mereka mengemban tanggung jawab besar demi memastikan cahaya kembali menyinari rumah-rumah masyarakat Aceh. (Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d