EKSPOSTIMES.COM- Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) tengah mematangkan persiapan Malam Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-51 yang akan digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025 di Auditorium Abdulrahman Saleh, RRI Jakarta.
Ajang prestisius ini akan memberikan penghargaan kepada karya jurnalistik terbaik yang mengangkat dinamika pembangunan Ibu Kota, dengan melombakan tujuh kategori utama, yaitu Tajuk Rencana, Jurnalistik Teks, Foto, Infografis, Video TV Terestrial, Video TV Streaming, dan Jurnalistik Radio.
Dari ratusan karya yang masuk, dewan juri telah menetapkan tiga nominee di setiap kategori.
“Proses penjurian dilakukan independen sejak Juni 2025, dengan mempertimbangkan orisinalitas, kedalaman analisis, akurasi data, dan kekuatan penyajian,” kata Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, Minggu (10/8).
Ketua Dewan Juri, Dr. Bagus Sudarmanto, menegaskan bahwa para finalis tahun ini didominasi wajah baru dengan karya yang segar, kreatif, dan inovatif.
“Tiga nominee di setiap kategori adalah hasil seleksi ketat dan siap bersaing di malam puncak,” ujarnya.
Baca Juga: Gubernur DKI Pramono Anung Terima Audiensi PWI Jaya, Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Insan Pers
Menariknya, MHT Award 2025 digelar tanpa dukungan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika (Diskominfotik) Pemprov DKI Jakarta yang selama ini menjadi mitra utama. Meski demikian, dukungan sponsor dari berbagai pihak tetap mengalir deras, mulai dari BUMN, swasta, hingga tokoh publik.
Ketua Panitia, Indra Utama, menyebut dukungan luar biasa datang dari Djarum Foundation, JAPFA Comfeed Indonesia, PLN UID Jakarta Raya, Bank BTN, Pegadaian, ASDP Indonesia Ferry, Indosat Ooredoo Hutchison, Eigerindo Multi Produk Industri, Pelindo, Gajah Tunggal, PELNI, Terminal Petikemas Koja, Dompet Dhuafa, hingga perusahaan ternama seperti Samsung, Blue Bird, dan Prudential.
Tokoh publik seperti Komeng (anggota DPD RI asal Jawa Barat), Nico Siahaan (anggota DPR), serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga turut memberikan dukungan.
Digelar sejak 1974, MHT Award tetap menjadi tolok ukur prestasi jurnalistik di Jakarta. Meski tanpa campur tangan pemerintah daerah, PWI Jaya optimistis perhelatan tahun ini akan tetap meriah, inspiratif, dan menjadi motivasi bagi insan pers di Ibu Kota. (lian)












