Politik & Pemerintahan

Gus Ipul Gaungkan Revolusi Data Bansos dan Sekolah Rakyat, Kerja Bareng untuk Negara!

×

Gus Ipul Gaungkan Revolusi Data Bansos dan Sekolah Rakyat, Kerja Bareng untuk Negara!

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyerukan pembaruan data bansos dan penguatan Sekolah Rakyat dalam konferensi pers, 27 Juni 2025.
Gus Ipul menyerukan kolaborasi nasional dalam pemutakhiran data bansos dan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai terobosan sosial era Presiden Prabowo.

EKSPOSTIMES.COM- Dari podium kementerian yang sarat tanggung jawab sosial, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyuarakan ajakan besar bagi seluruh kepala daerah sukseskan penyaluran bantuan sosial dan bangun masa depan lewat Sekolah Rakyat.

Seruan itu disampaikan Gus Ipul dalam keterangan resminya, Jumat (27/6/2025), yang bukan hanya menekankan pentingnya keakuratan data bansos, tetapi juga memperkuat arah kebijakan sosial nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Kemensos Rekrut 1.554 Guru untuk Sekolah Rakyat, Utamakan Lulusan PPG

“Yang pertama, mari kita sempurnakan data kita. Kalau kita turun bareng-bareng menyempurnakan data dengan mekanisme yang ada, data kita makin hari makin akurat.” ujar Gus Ipul tegas.

Gus Ipul menyadari bahwa distribusi bansos bukan sekadar menyalurkan dana, tapi soal keadilan sosial dan kelangsungan hidup masyarakat miskin. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pemutakhiran data setiap tiga bulan sekali, mengingat dinamika sosial seperti kematian, kelahiran, dan perpindahan penduduk terjadi setiap hari.

Ada dua jalur utama pemutakhiran yang ditawarkan jalur formal, yaitu pengajuan rutin dari pemerintah daerah dan jalur partisipatif, melalui aplikasi Cek Bansos, yang memungkinkan masyarakat menyanggah penerima tidak layak atau mengusulkan diri jika merasa berhak tapi belum terdata.

“Kalau kita rajin tiga bulan sekali, kita bisa pastikan tidak ada warga yang benar-benar miskin tapi luput dari bantuan,” tegas Gus Ipul.

Tak kalah penting, Gus Ipul mengingatkan soal pendistribusian bansos yang wajib sesuai aturan. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dari anggaran negara adalah amanah dan harus dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun hukum.

Tak hanya soal bansos, Gus Ipul juga menyoroti program Sekolah Rakyat, terobosan Presiden Prabowo dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Program ini disebutnya sebagai jalan baru untuk membangun masyarakat dari akar, memberi pendidikan kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera secara gratis dan bermartabat.

“Kerja bareng untuk negara, seluruh Indonesia!” seru Gus Ipul, menggugah semangat kolektif kepala daerah agar tidak setengah hati dalam menjalankan amanah sosial.

Dalam langkah yang lebih menyentuh dimensi estetika dan ekonomi, Gus Ipul juga mengajak pemda untuk membangun Taman Sekolah Rakyat, ruang hijau yang lahir dari kawasan kumuh.

Ia membayangkan sungai yang dulunya kotor disulap menjadi taman produktif dengan kolam ikan dan kebun pangan warga.

“Bayangkan, anak-anak belajar sambil melihat ikan berenang dan tanaman tumbuh. Itu bukan sekadar lingkungan yang indah, tapi ketahanan pangan dan harapan yang tumbuh dari tanah sendiri,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga: Viral! Gubernur Jabar Marah Besar Saat Suporter Ganggu Forum Bantuan Warga Miskin

Dengan komitmen menyempurnakan data, memastikan distribusi yang adil, dan membangun pendidikan yang membumi, Gus Ipul memperlihatkan bahwa tugas sosial bukan hanya administratif, tapi sebuah panggilan untuk bergerak bersama membangun bangsa.

Dan dari kota ke kota, desa ke desa, gaung Sekolah Rakyat dan bansos tepat sasaran kini jadi bagian dari narasi besar Indonesia yang tak ingin meninggalkan satu pun warganya di belakang. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d