Politik & Pemerintahan

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, Gubernur Yulius Selvanus Kobarkan Semangat Nasionalisme di Tengah Gerimis Manado

×

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, Gubernur Yulius Selvanus Kobarkan Semangat Nasionalisme di Tengah Gerimis Manado

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus berpidato di lapangan upacara yang basah oleh gerimis.
Di tengah cuaca gerimis, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2025 dengan pidato nasionalis yang membangkitkan semangat persatuan.

EKSPOSTIMES.COM- Meski langit Manado diselimuti mendung dan gerimis membasahi bumi Nyiur Melambai, semangat kebangsaan justru semakin membara di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin pagi, 2 Juni 2025. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 berlangsung penuh khidmat, dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.

Upacara tahunan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen reflektif untuk menegaskan kembali bahwa Pancasila adalah ideologi hidup bangsa Indonesia, relevan kapan pun dan di mana pun.

Baca Juga: Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling Resmikan Pastori dan Konsistori GMIM Eben Heazer Panasen, Semangat Baru untuk Jemaat Kakas Barat

Meski hujan gerimis tak berhenti sejak subuh, para peserta upacara, dari jajaran ASN Pemprov Sulut, unsur Forkopimda, pelajar, hingga masyarakat umum, tetap berdiri tegap dengan semangat yang tak luntur. Wakil Gubernur Sulut, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH turut hadir mendampingi.

“Ini bukti nyata bahwa hujan tidak bisa meredam semangat cinta tanah air,” ucap Gubernur Yulius sesaat sebelum upacara dimulai.

Dalam amanat yang dibacakannya, Gubernur Yulius menyampaikan pidato resmi dari Kepala BPIP RI, Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. Pidato tersebut menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya warisan sejarah 1 Juni 1945, tetapi juga kompas moral dan ideologi pemersatu di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.

“Pancasila adalah fondasi kokoh untuk menjaga keberagaman. Nilai gotong royong, keadilan sosial, dan toleransi harus terus dihidupi dalam praktik keseharian,” tegas Gubernur Yulius.

Ia juga menyoroti bahwa peringatan ini harus menjadi ajang introspeksi nasional: apakah kita sudah benar-benar mengamalkan Pancasila atau masih sekadar merayakannya secara simbolik?

Sorotan khusus diberikan kepada tim Paskibraka yang sukses menjalankan tugas di tengah cuaca yang tidak bersahabat. Dengan langkah pasti dan wajah penuh dedikasi, mereka membuktikan bahwa generasi muda Sulut tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

“Mereka adalah cerminan masa depan Indonesia. Semangat mereka adalah bukti bahwa nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam dada generasi penerus,” ujar Gubernur dengan bangga.

Ia juga mengajak para pelajar di Sulawesi Utara untuk tidak hanya mempelajari Pancasila di ruang kelas, tetapi juga mengaplikasikannya dalam perilaku, dengan menjunjung integritas, tanggung jawab, dan semangat gotong royong.

Baca Juga: Gubernur Yulius: Pancasila Adalah Kompas Persatuan dan Kemajuan Sulawesi Utara

Menutup sambutannya, Gubernur Yulius menyerukan ajakan kuat kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama membangun Sulawesi Utara yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

“Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, kita bisa membawa Sulut menjadi daerah yang tangguh, adil, dan sejahtera,” seru Yulius.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Sulawesi Utara ini bukan hanya momentum sejarah, tetapi juga pengingat kolektif akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Bahkan di tengah tantangan global sekalipun, Pancasila tetap menjadi jangkar moral dan ideologis bangsa Indonesia. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d