EKSPOSTIMES.COM– Film animasi karya anak bangsa, JUMBO, terus mencatatkan sejarah di dunia perfilman Indonesia. Hingga hari ke-54 penayangannya di bioskop, film ini telah berhasil menyedot 9.868.298 penonton, hanya terpaut sekitar 192 ribu penonton dari rekor sepanjang masa yang masih dipegang oleh KKN di Desa Penari (2022) dengan 10.061.033 penonton.
Antusiasme penonton terhadap JUMBO semakin meningkat, terutama sejak kemunculan karakter Meri yang digambarkan sebagai sosok hangat, penyayang, dan mudah disukai. Karakter ini disebut-sebut sebagai titik emosional paling kuat dalam film, membuat banyak penonton terharu dan merasa tersentuh. Kehadirannya memberi warna baru pada cerita yang sebelumnya telah memikat dengan kekuatan visual dan narasi yang sarat pesan moral.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tamu, Indonesia Tegaskan Diri sebagai Produsen Film di Cannes
Dalam unggahan resmi di akun Instagram Film JUMBO, tim produksi menyampaikan rasa terima kasih mereka.
“Terima kasih banyak untuk semua teman-teman yang sudah meluangkan waktu, datang ke bioskop, dan terus mendukung #FilmJUMBO sampai detik ini. Peluk hangat untuk kalian semua!”
Film ini masih tayang dan terus mendapat respons positif dari masyarakat berbagai kalangan. Dengan tren penonton yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, JUMBO diyakini akan segera menorehkan sejarah sebagai film terlaris sepanjang masa di Indonesia.
Salah satu kekuatan JUMBO juga terletak pada musik dan pengisi suaranya. Quinn Salman dan Prince Poetiray, dua nama muda berbakat yang mengisi suara sekaligus menyanyikan soundtrack Selalu Ada di Nadimu, mengaku sangat bersyukur dan terharu dengan pencapaian film ini.
“Bersyukur banget, penantian selama bertahun-tahun akhirnya bisa terbayarkan dengan ini semua. Senang banget deh,” ujar Quinn Salman saat hadir di acara Rumpi TransTV, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2025).
Senada dengan Quinn, Prince Poetiray juga menyampaikan rasa bangganya.
“Proses film ini kan sampai lima tahun, jadi kita bersyukur dan berterima kasih karena semuanya sudah suka,” katanya.
Menariknya, keduanya mengaku telah menonton film ini berulang kali. Quinn menyebut sudah menonton sebanyak 11 kali, sementara Prince sembilan kali.
“Aku senang kalau ada teman ngajak nonton, karena aku pengin tahu reaksi mereka,” tambah Quinn. “Sama, kalau diajak nonton ya aku ikutan. Reaksi penonton itu bikin kita ikut senang,” ujar Prince.
Lagu Selalu Ada di Nadimu yang menjadi soundtrack utama film ini juga mencuri perhatian publik. Lagu tersebut kini ramai dibawakan ulang oleh para musisi papan atas Indonesia seperti Rizky Febian, Mahalini, dan Prilly Latuconsina.
“Gak nyangka banget lagunya bisa meledak. Kirain cuma bakal populer di film aja,” kata Prince.
Dengan kekuatan cerita, karakter, dan musik yang menyentuh hati, JUMBO tidak hanya menjadi film hiburan, tetapi juga simbol keberhasilan karya animasi lokal yang mampu menembus hati jutaan penonton. Kini, tinggal menunggu waktu sebelum film ini resmi mencetak rekor sebagai film Indonesia paling banyak ditonton sepanjang masa. (*/tim)








