EKSPOSTIMES.COM- Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Dapil II dari Partai Gerindra, Petrus Lamongi, bersama Kapolsek Kakas Ipda Fegy K. Lumantow dan Camat Kakas Rita G. Maindoka, turun langsung memantau proses evakuasi hingga identifikasi jenazah Ricardo Dotulung (21) di RSUD DR Sam Ratulangi Tondano, Kamis (24/7).
Ricardo, warga Desa Walurmaatus, Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 04.30 WITA, mengapung di belakang rumah warga di Desa Watumea, Kecamatan Eris. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus merah dan celana hitam.

Setelah menerima laporan warga, tim gabungan dari Polsek Eris, Polsek Kakas, TNI, dan Basarnas segera bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi pada pukul 05.00 WITA. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Tondano untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kapolsek Kakas, Ipda Fegy K. Lumantow membenarkan penemuan korban dan memastikan jasad tersebut adalah Ricardo Dotulung, mahasiswa yang dilaporkan tenggelam dalam insiden perahu ketinting terbalik di Danau Tondano pada Senin (21/7).
“Puji Tuhan, korban telah ditemukan. Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian selama tiga hari terakhir,” ujar Lumantow.
Ia menyebutkan sejumlah pihak yang terlibat dalam upaya pencarian, di antaranya Tim SAR Manado, TNI AD, BPBD Minahasa, Polair Minahasa, RAPI, Klabat Rangers, USSU, FKPA, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Jenazah Ricardo telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Modoinding menggunakan ambulans Pos SAR Amurang.
Insiden tenggelamnya Ricardo terjadi saat korban bersama enam rekannya menyeberangi Danau Tondano menggunakan perahu ketinting dari Desa Tounelet menuju Desa Tasuka untuk mandi. Namun, di tengah perjalanan, perahu mereka terbalik dan tenggelam
Beberapa rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan bantuan pelampung darurat dari botol air mineral. Ricardo sempat terlihat berenang, namun hilang sebelum sempat dievakuasi nelayan yang datang membantu. (tim)













