Olahraga

Demi Darah dan Tanah Air, Iris de Rouw Resmi Jadi WNI, Siap Kawal Gawang Garuda Pertiwi

×

Demi Darah dan Tanah Air, Iris de Rouw Resmi Jadi WNI, Siap Kawal Gawang Garuda Pertiwi

Sebarkan artikel ini
Iris Joska de Rouw mengucap sumpah WNI di Kantor Ditjen AHU Jakarta Selatan, bersiap perkuat Timnas Putri Indonesia.
Iris Joska de Rouw, kiper muda berdarah Indonesia-Belanda, resmi menjadi WNI usai pengambilan sumpah di Ditjen AHU Jakarta Selatan, menjelang debutnya di Kualifikasi Piala Asia Putri 2025.

EKSPOSTIMES.COM- Di balik gerbang Kantor Ditjen AHU, Jakarta Selatan, terukir sejarah baru bagi Timnas Putri Indonesia. Iris Joska de Rouw, penjaga gawang muda asal Belanda, resmi mengucap sumpah sebagai Warga Negara Indonesia, menjelang debut pentingnya di Kualifikasi Piala Asia Putri 2025.

Tak sekadar formalitas kewarganegaraan, momen itu menjadi deklarasi cinta dan pengabdian seorang gadis berusia 19 tahun pada akar leluhurnya.

“Saya sangat bangga dan bersyukur sudah resmi menjadi WNI. Ini lebih dari sekadar sepak bola. Ini tentang mewakili sebagian dari diri saya dan asal usul saya,” ungkap Iris penuh emosi, dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (21/06/2025)

Baca Juga: Garuda Muda Taklukkan Korea Selatan, Erick Thohir Apresiasi Kerja Keras Timnas U-17

Gadis kelahiran Rotterdam, Belanda, 21 April 2005 ini menempuh proses naturalisasi karena memiliki darah Indonesia dari sang nenek, Christina Salomonson, yang lahir di Lumajang, Jawa Timur, pada 17 Januari 1949. Darah Nusantara yang mengalir melalui garis ibu itu akhirnya membawanya ke Tanah Air bukan untuk sekadar berkunjung, tapi untuk berjuang membela Merah Putih.

Saat ini, Iris adalah penjaga gawang Sparta Rotterdam, klub yang membesarkannya sejak ia masih berusia 14 tahun. Ia menghabiskan tiga musim di akademi sebelum promosi ke tim senior sejak musim 2022/2023.

Dengan tinggi 174 cm dan refleks yang tajam, Iris dikenal sebagai kiper yang punya kemampuan shot-stopping luar biasa, teknik diving yang nyaris sempurna, serta distribusi bola yang akurat baik dengan kaki kanan maupun kiri.

Di Jong Sparta Rotterdam, Iris menjadi pilihan utama, sementara di tim senior, ia sudah menembus posisi kedua dalam daftar kiper utama prestasi yang cukup untuk membuat PSSI jatuh hati.

Bersama Iris, tiga pemain keturunan Indonesia-Belanda lainnya juga telah diambil sumpahnya sebagai WNI: Emily Julia Frederica Nahon (bek tengah), Felicia Victoria de Zeeuw (gelandang serang), dan Isa Guusje Warps (sayap kanan). Mereka disiapkan untuk memperkuat Garuda Pertiwi dalam Kualifikasi Piala Asia Putri 2025 yang digelar pada 29 Juni hingga 5 Juli di Tangerang.

Saat ditemui usai latihan bersama timnas putri di Jakarta, Sabtu (21/6), Iris kembali menegaskan bahwa keputusannya bukan semata soal sepak bola.

Baca Juga: Timnas Voli Putra Indonesia Takluk dari Bahrain 0-3 di AVC Nations Cup 2025

“Alasan saya bergabung dengan Timnas Indonesia, itu dalam darah saya. Ini bukan hanya tentang sepak bola, ini tentang menghormati keluarga saya dan mewakili asal-usul saya,” ucapnya, penuh makna.

Di tengah deretan bintang baru, Iris berdiri sebagai simbol harapan bahwa sepak bola perempuan Indonesia tengah memasuki era baru. Bukan hanya dengan darah baru, tetapi juga semangat juang baru yang datang dari seluruh penjuru dunia, bersatu dalam satu warna Merah Putih.(*/riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d