Olahraga

Timnas Indonesia Turun Peringkat Usai Arab Saudi Menang, Kluivert Bela Pemain Lokal

×

Timnas Indonesia Turun Peringkat Usai Arab Saudi Menang, Kluivert Bela Pemain Lokal

Sebarkan artikel ini
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert berbicara dalam konferensi pers usai pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

EKSPOSTIMES.COM– Harapan Timnas Indonesia untuk mempertahankan posisi tiga besar di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pupus sementara. Kemenangan Arab Saudi atas Bahrain dengan skor 2-0 pada Jumat (6/6/2025) dini hari WIB membuat skuad Garuda turun ke peringkat keempat.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Bahrain National Stadium, tim berjuluk The Green Falcons tampil solid dan mencetak dua gol lewat Musab Fahd Aljuawyr (16′) dan Abdulrahman Alobud (78′). Kemenangan ini mengantar Arab Saudi naik ke posisi tiga klasemen sementara dengan 13 poin, unggul satu angka dari Indonesia yang mengoleksi 12 poin.

Meski turun peringkat, Timnas Indonesia tetap dipastikan lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dengan hanya satu laga tersisa, poin skuad Garuda tak mungkin dikejar oleh Bahrain dan China yang sama-sama baru mengoleksi 6 poin.

Sebelumnya, Timnas Indonesia mencatat kemenangan penting 1-0 atas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6) malam WIB. Gol semata wayang dicetak oleh Ramadhan Sananta, sekaligus mengunci langkah Indonesia ke fase berikutnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Piala Dunia U-17 2025 Usai Cukur Yaman 4-1

Sementara itu, kemenangan atas Bahrain membuka peluang Arab Saudi untuk merebut posisi dua besar dan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. The Green Falcons kini hanya terpaut tiga poin dari Australia yang menempati posisi kedua. Kedua tim akan saling bentrok di laga terakhir pada 11 Juni 2025, yang dipastikan menjadi duel krusial.

Penentuan posisi akhir akan ditentukan lewat selisih gol, bukan head-to-head, jika kedua tim memiliki poin yang sama. Artinya, persaingan akan berlangsung ketat hingga menit akhir pertandingan.

Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert menjadi sorotan karena lebih banyak menurunkan pemain dari Liga 1 ketimbang pemain diaspora dalam laga melawan China. Keputusan ini menuai pro dan kontra di kalangan pencinta sepak bola nasional.

Tercatat ada tujuh pemain Liga 1 yang tampil, di antaranya Rizky Ridho, Yakob Sayuri, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Beckham Putra, Stefano Lilipaly, dan Ramadhan Sananta. Sementara sejumlah pemain diaspora seperti Jordi Amat, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Shayne Pattynama, hingga Mees Hilgers hanya menghangatkan bangku cadangan.

Kluivert menegaskan keputusannya bukan soal status lokal atau naturalisasi, melainkan murni karena kualitas dan performa pemain.

“Buat saya, yang paling penting adalah kualitas. Kalau pemain menunjukkan itu, mereka pasti main. Tak peduli naturalisasi atau lokal,” tegas pelatih asal Belanda itu dalam konferensi pers usai laga.

Baca Juga: Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA, Erick Thohir Optimistis Capai 100 Besar Dunia

Ia juga menyebut sejak awal menjabat pelatih Timnas Indonesia, dirinya berkomitmen memberi ruang bagi pemain lokal yang layak. Menurutnya, kombinasi pemain lokal dan diaspora akan menjadi kekuatan utama skuad Garuda.

“Saya ingin lihat semua pemain lokal, karena saya sangat menghormati mereka. Jika layak, mereka akan dapat kesempatan,” katanya.

Kluivert juga menegaskan bahwa pemain naturalisasi tidak otomatis mendapat jaminan bermain. Semua pemain harus bersaing sehat dan membuktikan kemampuan, baik di klub maupun di latihan bersama tim nasional. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d