EKSPOSTIMES.COM- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tasikmalaya menjadi sorotan publik setelah terungkap menggunakan dana hibah sebesar Rp 1,43 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembelian lima mobil dinas baru. Dana tersebut merupakan bagian dari total hibah Rp 4,4 miliar yang diterima Baznas dari anggaran Pemprov Jabar tahun 2023.
Berdasarkan data dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jabar, dana hibah itu sejatinya ditujukan untuk program sosial, termasuk bantuan guru ngaji, pemberdayaan UMKM, hingga bantuan untuk lansia. Namun, pembelian mobil dinas menjadi alokasi terbesar kedua, menimbulkan tanda tanya di tengah banyaknya kebutuhan masyarakat yang belum terakomodir.
Baznas Tasikmalaya mengalokasikan Rp 1,43 miliar untuk membeli lima unit mobil sebagai kendaraan operasional para pimpinan. Berikut daftar lengkap kendaraan yang dibeli Mitsubishi New Xpander Cross Prem CVT (hitam) Rp 330,8 juta, Toyota Rush S 1.5 A/T GR Sport (hitam) Rp 281,2 juta, Toyota Veloz 1.5 Q CVT Premium Color (putih) Rp 286,6 juta, Toyota Veloz 1.5 CVT (hitam) Rp 284,5 juta, serta Honda All New WR-V E MT (hitam) Rp 254,4 juta.
Kepala Baznas Tasikmalaya, Eddy Abdul Somadi, menjelaskan bahwa kendaraan dibeli karena sebelumnya pimpinan menggunakan mobil pribadi.
“Kami tidak punya kendaraan operasional. Selama ini para pimpinan pakai mobil pribadi. Ini untuk meningkatkan kinerja,” ujarnya.
Dana hibah tersebut juga digunakan untuk mendanai sejumlah program sosial. Beberapa di antaranya bantuan untuk Guru Ngaji. Dimana Rp 1,65 miliar untuk guru ngaji madrasah diniyah dan Rp 261,3 juta untuk guru ngaji binaan Baznas.
Pelatihan dan pelantikan guru ngaji dilakukan dalam 39 kegiatan, dengan alokasi sebagai berikut: Honor 2 narasumber Rp 39 juta, Transportasi 25 peserta per kegiatan Rp 97,5 juta, Konsumsi Rp 29,2 juta, dan Sewa tempat Rp 29,5 juta.
Selain itu, Rp 351 juta untuk bantuan modal UMKM, dan Rp 314 juta untuk bantuan kepada lansia rentan. Format pelatihan UMKM meniru pelantikan guru ngaji: narasumber, transportasi, konsumsi, dan sewa tempat
Kepala Biro Kesra Setda Jabar, Andrie Kustria Wardana, membenarkan bahwa hibah sudah disalurkan pada Desember 2023 ke rekening Baznas Kabupaten Tasikmalaya.
“Betul, seluruh dana sudah ditransfer sesuai rencana penggunaan,” katanya.
Baca Juga: Empat ASN Pemkab Cirebon Dipanggil KPK, Terseret Kasus Suap Proyek PLTU 2 Jawa Barat
Terkait kritik soal urgensi pengadaan mobil dinas, Eddy memastikan bahwa semua pengadaan telah mendapat persetujuan resmi dari Biro Kesra dan dilengkapi dokumen sah seperti STNK dan BPKB.
“Kalau tidak boleh, tentu tidak akan disetujui. Semua sesuai mekanisme,” tegas Eddy.
Meski demikian, publik mempertanyakan skala prioritas. Di tengah angka pengumpulan zakat Rp 25 miliar dari ASN sepanjang 2023 yang disebut masih belum mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, alokasi miliaran rupiah untuk mobil dinas dinilai kurang sensitif terhadap kondisi sosial yang masih darurat.
“Masih banyak yang belum terakomodir, itulah kenapa kami ajukan hibah ke provinsi,” tandas Eddy. (tim)





